Dewan Minta Pemko Cabut Izin Tempat Hiburan Malam Yang Tetap Operasional Selama Ramadhan

oleh
Tempat hiburan malam di Kota Medan.
Tempat hiburan malam di Kota Medan.

MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta untuk berani mengambil sikap tegas kepada tempat hiburan malam, panti pijat yang operasional selama bulan suci Ramadhan.

“Setiap tahun ada saja yang ditemukan tempat hiburan atau panti pijat yang buka di bulan ramadhan. Kita minta tahun ini agar diberikan sanksi tegas kepada pengusaha yang membandel, sanksinya cabut izin operasional,”tegas Sekretaris Komisi C DPRD Medan, Zulkifli Lubis, Selasa (16/5).

Kata dia, Wali Kota telah mengeluarkan agar terhitung 24 Mei hingga 26 Juni 2017 (1 hari sebelum memasuk bulan suci Ramadan sampai dengan 2 Syawal 1438 H seluruh tempat hiburan malam dan panti pijat mengehentikan operasionalnya.

“Jangan mau kalah sama pengusaha, aturan harus tetap ditegakkan,”jelasnya.

Untuk diketahui, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin telah mengeluarkan surat edaran bernomor : 503/5067 tentang penutupan sementara tempat usaha hiburan dan rekreasi pada hari hari keagamaan tertanggal 15 Mei 2017.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan bagi jenis usaha rumah makan, billiard dan usaha permainan ketangkasan (kecuali arena permainan untuk anak anak dan keluarga) dapat melakukan kegiatan usaha dari pukul 10.00 wib hingga pukul 17.00 wib berlaku dari tanggal 25 Mei 2017.

Sedangkankan bagi jenis usaha restorant, rumah makan, cafe dan pusat penjualan makanan (foodcourt) tidak dibenarkan menyelenggarakan musik hidup dan musik rekaman dengan volume keras serta tidak memajang makanan dan minumam secara terbuka/mencolok pada siang hari di bulan Ramadhan 1438H. (TJG)