Golkar Usulkan Penambahan Komisioner KPU dan Bawaslu

oleh
Anggota Komisi II DPR RI, Rambe Kamarul Zaman saat ditemui di arena pembukaan Rapimda DPD Golkar Sumut, Senin (15/5).
Anggota Komisi II DPR RI, Rambe Kamarul Zaman saat ditemui di arena pembukaan Rapimda DPD Golkar Sumut, Senin (15/5).

MEDAN – Untuk pertama kalinya perwakilan Sumut berhasil terpilih menjadi Komisioner KPU RI. Terpilih, Evi Novida Ginting Manik menjadi Komisioner KPU RI tidak terlepas dari dukungan dari Partai Golkar.

“Golkar memang fight untuk bisa meloloskan perwakilan dari Sumut ke KPU RI,”kata Anggota Komisi II DPR RI, Rambe Kamarul Zaman saat ditemui di arena pembukaan Rapimda DPD Golkar Sumut, Senin (15/5).

“fit and proper tes itu sampai jam 4 pagi. Saya anggota DPR RI asal Sumut 2 tentu ingin perwakilan Sumut bisa terpilih. Apalagi, belum pernah ada keterwakilan Sumut, yang dari Aceh saja di dukung, apalagi dari Sumut,”tambahnya.

“Silahkan tanya dengan Evi apakah ada memberikan sesuatu untuk Golkar karena dukungannya. Malah ketika fit and proper tes, Evi kami berikan makan siang,”imbuhnya.

Rambe menegaskan saat ini RUU penyelenggaraan pemilu sedang dalam tahap pembahasan ditingkat tim perumus. Di dalam RUU itu, kata dia, Fraksi Golkar mengusulkan penyesuaian jumlah komisioner KPU RI, KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Begitu juga dengan Bawaslu.

“Komisioner KPU RI itu saat ini 7, jika tidak ada perubahan maka jumlahnya akan bertambah menjadi 11. Bawaslu RI itu awalnya 7 menjadi 9 orang. Begitu juga di daerah, akan ada penambahan. Saya bersama Golkar akan fight kembali agar di Bawaslu bisa terpilih keterwakilan Sumut,”ucapnya.(TJG)