Ini Wajah si Nenek yang Aniaya Cucunya sampai Tewas

oleh
jenazah M balita yang tewas dianiaya neneknya saat berada di rumah sakit
jenazah M balita yang tewas dianiaya neneknya saat berada di rumah sakit

MADINA – Polres Madina terus melakukan pemeriksan terhadap Sriwaty (43) warga Desa Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal.  Pemeriksaan tersebut didasari penganiayaan yang dialami  oleh M (3) yang tak lain cucunya sendiri hingga tewas

“kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang kini ditahan di Polsek Batang Natal,” ucap Kapolres Madina AKBP,  Rudi Rifani, SIK kepada wartawan.

Sejauh ini, pihaknya juga melakukan pelacakan terhadap orangtua korban yang kabarnya beralamat di Kota Medan.

Ini Wajah si Nenek yang Aniaya Cucunya sampai Tewas
Ini Wajah si Nenek yang Aniaya Cucunya sampai Tewas

Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras perbuatan dan tindakan  Sriwaty (43) yang menyiksa M cucu kandungnya hingga tewas.  KPAI pun mendesak Polresta Mandailing Natal untuk menjerat pelaku dengan ketentuan pasal 80 UU No.23 Tahun 2002 yang sudah diubah kedalam UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Aris Merdeka Sirait mengatakkan posisi pelaku sebagai orang terdekat dengan korban mempunyai hubungan darah atau garis keturunan yaitu sebagai Nenek yang seharusnya memberikan perlindungan. Dengan tindakkanya, pelaku tersebut bisa dikenakkan hukuman pemberatan sepertiga dari pidana pokok dengan ancaman pidana 15 sampai dengan maksimal  20 Tahun penjara.

Sebelumnya, Sriwaty (43) warga Desa Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal, menganiaya M (3) yang tak lain cucunya sendiri hingga tewas

Berdasarkan penuturan warga, Sriwaty memang  kerap melakukan penyisaan terhadap M cucunya tersebut yang menumpang hidup bersamanya.

Warga bahkan sering mendengar balita tersebut menangis karena mendapat  siksaan dari Sriwaty denggan menggunakan sapu lidi (FRY)