Jargon Sumut Paten Kental Nuansa Politik

0

MEDAN — Anggota DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga menilai munculnya slogan Paten sangat kental dengan muatan nilai politis. 

“Kalau kata Paten disebut sebagai motivasi, tentu itu kebohongan besar. Sudah jelas ini berbau politik menjelang agenda Pilgubsu 2018,”kata Zeira, kemarin.

Zeira kembali menegaskan bahwa sesuai Perda No 5/2014 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), slogan atau jargon Pemprovsu yakni Sumut Berdaya Saing.

“Tapi Gubernur sesuka hati dan membohongi rakyat dan menggantinya dengan slogan Sumut Paten. Ini bentuk ketidak konsisten Pemprovsu dalam menjalankan roda pemerintahan,”ungkapnya.

Dia menilai LKPj Gubernur 2016 tidak mengalami lompatan peningkatan kualitas kerja dari tahun sebelumnya. Dari beberapa aspek, cukup banyak aspek mengalami stagnan, juga mengalami kemunduran. Seperti pada aspek urusan dinas bina marga, ada 12 item program jalan dan jembatan diduga tidak terealisasi.

” Sistem penganggaran masih amburadul terlihat dari E-planning dan E-budgeting tidak berjalan semestinya,”tuturnya.

Bukan hanya itu, lanjut dia, dari sisi penyerapan anggaran juga sangat lemah karena Silpa (selisih lebih penggunaan anggaran) 2016 mencapai Rp900 Miliar. Kondisi ini menunjukkan Pemprovsu tidak mampu mengelola keuangan dengan baik.”Akibat Silpa ini  pembangunan infrastruktur di daerah lambat,”imbuhnya.

Disisi lain, Zeira juga menyoroti minimnya terobosan yang dihadirkan oleh Pemprovsu untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. ” Ini menjadi isyarat banyaknya persoalan dalam tata kelola anggaran yang menimbulkan peluang praktik korupsi,”tukasnya.

Ketua Fraksi Gerindra, Yantoni Purba menyebut sistem penganggaran yang dilakukan Pemprovsu buruk dan hal itu tercermin dari kinerja SKPD dalam memaksimalkan serapan anggaran.

“Silpa mencapai Rp900 Miliar bukti sah Pemprovsu gagal mengelola anggaran dengan baik,”ujarnya.

Dia berharap kedepan sistem pengelolaan anggaran di Pemprovsu bisa lebih baik. “Serapan anggaran dibidang infrastruktur harus lebih baik,”tuturnya.(TJG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here