Tega, Seorang Nenek Aniaya Cucunya hingga Tewas

oleh
Luka lebam tampak jelas dari jasad  M yang meninggal akibat dianiaya nenek kandungnya sendiri. (FRY)
Luka lebam tampak jelas dari jasad  M yang meninggal akibat dianiaya nenek kandungnya sendiri. (FRY)

Madina-  Entah apa yang ada dalam pikiran, Sriwaty (43) di Desa Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal. Pasalnya ia tega menganiaya M (3) yang tak lain cucunya sendiri hingga tewas

Berdasarkan penuturan warga, Sriwaty memang  kerap melakukan penyisaan terhadap M cucunya tersebut yang menumpang hidup bersamanya. Warga bahkan sering mendengar balita tersebut menangis karena mendapat  siksaan dari Sriwaty denggan menggunakan sapu lidi

Sedangkan, dokter Puskemas Muara Soma, Dr Amsal menerangkan,  terdapat banyak luka lebam pada tubuh korban dengan beragam ukuran. Sedangkan pada tangan sebelah kiri korban juga terdapat bekas luka gigitan.

“Masih sempat dirawat dan diinfus tadi. Sewaktu ditanya sama Ompungnya, apakah dirujuk saja, tetapi dia menolak” jelas Dr Amsal

Lukanya banyak, ada di pantat, paha sama wajah dan diperkirakan akibat benda tumpul. Namun biar lebih akurat, nanti dari hasil forensik saja.

“karena itu dibawa kemari supaya dirujuk ke Medan,” ujarnya yang didampingi Kepala Puskemas Muara Soma, Dr Febrina.

Tubuh M sudah didalam peti ketika tiba di RSUD Panyabungan. Akan tetapi, peti yang berisi tubuh berukuran 1 Meter itu tidak dibuka dengan alasan untuk secepatnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan dalam tahap uji forensik.

M merupakan anak pasangan dari Ripah (20) warga Medan dan Upik anak dari Sriwaty yang keduanya sudah bercerai setahun yang lalu.

Sementara itu Kapolres Madina AKBP,  Rudi Rifani, SIK kepada wartawan menjelaskan, pelakunya yang diduga neneknya korban sudah ditahan di Polsek Batang Natal.

” saat ini kita sudah mengamankan nenek si korban yang diduga sebagai pelaku dan untuk sementara ini kita juga sedang melakukan pelacakan terhadap orangtua korban yang kabarnya beralamat di Kota Medan,” (FRY)