Waspada, Polres Gresik temukan Pabrik Beras dicampur Sabun

0
Tribratanews: Gudang Penyimpanan Beras bercampur sabun cuci piring yang digrebek Polres Gresik
Tribratanews: Gudang Penyimpanan Beras bercampur sabun cuci piring yang digrebek Polres Gresik

GRESIK – Banyak cara yang dilakukan pedagang nakal dalam meraih keuntungannya. Seperti yang satu ini, oknum distributor nakal mencampurkan sabun cuci piring ke beras yang kualitas rendah agar mendapatkan keuntungan, Selasa (30/5/2017)

Informasi yang didapat, kasus tersebut mencuat setelah seorang warga yang membeli beras bahwa beras merk Cendrawasih Special dan merk Ikan Paus yang dijual di pasar daerah Gresik. Namun saat beras tersebut, dicuci olehnya mengeluarkan gelembung dan busa.

Merasa curiga dengan beras tersebut, warga pun langsung melaporkannya ke Mapolres Gresik. Mendapat laporan berharga tersebut Polres Gresik melakukan penyelidikkan dengan dipimpin langsung Waka Polres Gresik, Kompol Wahyu P Utama

“Mendapat laporan warga tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikkan dan akhirnya menemukan lokasi praktik tersebut,” ucapnya seperti yang dilansir tribratanews, Selasa (30/5/2017)

Dari lokasi tersebut sambungnya, pihaknya menemukan 1,5 ton beras yang sudah diberi pemutih,
“Beras-beras itu kami amankan dari gudang milik pelaku,” terangnya.

Lokasi gudang tersebut berada di di Dusun Terongbangi, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur. Petugas pun berhasil pengamankan sang pemilik yang diketahui berinisial S.

Dalam praktiknya, sambung Kompol Wahyu, beras “kusam” dicampurkan dengan air bersih sekitar 10 liter, yang terlebih dahulu dicampur dua tutup botol sabun pencuci piring.

“Dengan begitu, beras yang awalnya berwarna kecoklat-coklatan lantas berubah warna menjadi putih bersih seperti yang banyak dijual di pasaran, sehingga menambah nilai ekonomis,” jelas Kompol Wahyu.

Atas praktik curang yang dilakukannya, S dikenakan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan Pasal 136 huruf a dan b, dengan ancaman pidana paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 10 miliar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here