JR Saragih Pukul Bedug, Tanda Pelepasan Pawai Takbir di Simalungun

oleh

PERDAGANGAN – Seluruh Indonesia merayakan takbiran selepas menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Dalam perayaan malam takbiran ini, Bupati Simalungun JR Saragih resmi melepas pawai takbiran di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sebelum merayakan Idul Fitri 1438 Hijriah, seluruh umat muslim di Indonesia merayakan takbiran, tak terkecuali Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Perayaan malam takbiran di Simalungun ini begitu meriah, tak kurang dari 30 kendaraan secara resmi dilepas oleh Bupati Simalungun JR Saragih.

Meskipun memiliki agama Nasrani, terlihat jelas rasa toleransi umat beragama diperlihatkan oleh orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini. Bahkan, perayaan takbiran di Simalungun mendapat kawalan penuh dari Polres Simalungun.

“Kami mohon kepada seluruh masyarakat yang melakukan takbiran untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan dan jangan ugal-ugalan karena besok menanti keluarga untuk berkumpul bersama, jadikan Simalungun ini kondusif,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih di Masjid Agung Al-Munawaroh, Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (24/6/2017).

Dalam melepaskan pawai takbiran, selain Bupati Simalungun JR Saragih ada pula Wakil Bupati Amran Sinaga, tokoh masyarakat Islam di Kabupaten Simalungun, Syekh Muda H Ahmad Syakban Arrahmani Rajagukguk, Kapolres Simalungun Liberty Marudut Panjaitan, Danrem 022/PT Kolonel Inf. Gabriel Lema serta jajaran pemerintahan Kabupaten Simalungun.

JR Saragih juga meminta kepada pihak kepolisian Simalungun serta dinas kesehatan agar bekerja secara total dalam.menjaga kenyamanan dan ketertiban malam takbiran di Simalungun.

“Kami berharap pihak kepolisian total bertugas dan juga dinas kesehatan harus dilibatkan, agar di Idul Fitri ini bisa membuat semangat baru untuk memasuki bulan Syawal yang indah,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga menambahkan dengan dilaksanakan pawai takbiran ini menandakan berakhirnya pula ibadah puasa selama satu bulan penuh.

“Kita sudah melalui satu bulan penuh dengan berpuasa, Insya Allah kita sudah meraih kemenangan dan besok memasuki 1 Syawal dan bersih dari dosa. Kita sudah fitrah untuk masuk menjadi semangat baru,” bebernya.

Selain itu, Kapolres Simalungun Liberty Marudut Panjaitan menuturkan pengawalan dari pihak kepolisian dilakukan secara total demi menjaga Simalungun tetap kondusif.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan takbiran agar supaya lebih berhati-hati dalam melakukan takbiran, kecepatan hanya diperbolehkan 20 kilometer per jam dan kami akan mengawal takbiran ini, dan dipimpin oleh Kasatlantas, semua dikerahkan untuk mensukseskan ramadhan di Simalungun,” tukasnya.