Melalui Suasana Lebaran, JR Saragih Minta Simalungun Harus Semakin Kompak!

oleh

GUNUNG MALELA – Memasuki lebaran kedua, Bupati Simalungun JR Saragih tetap bekerja. Kali ini menyambangi kediaman Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga.

Dalam kunjungannya ke kediaman Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga, Bupati Simalungun JR Saragih meminta agar masyarakat di Kabupaten Simalungun harus selalu kompak baik dalam menjalan kehidupan maupun bertoleransi agama.

“Sekalipun berbeda-beda tapi diikat melalui kehangatan sesuai dengan keyakinan masing-masing, oleh karenanya Kabupaten Simalungun harus selalu kompak,” bebernya di Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (26/6/2017).

JR Saragih berpendapat bahwa lebaran harus memiliki harapan yang besar dan punya impian bukan sebatas merebut kekuasaan melainkan Simalungun harus jadi terbaik khususnya untuk masyarakat.

“Seorang pemimpin harus menyiapkan para kadernya karena pelayanan harus ditingkatkan, apalagi kebersamaan harus diutamakan karena itulah yang dibutuhkan masyarakat,” paparnya lagi.

Selain itu, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga menambahkan semua yang dilakukan oleh JR Saragih adalah demi perjuangan masyarakat, terlebih di hari kemenangan bisa menjadi semangat dalam berjuang untuk memperjuangkan semangat baru.

“Kita bisa lihat di beberapa tempat, di mana saat Bapak JR Saragih datang maka beliau terus mengumandangkan soal keagamaan, bahkan di seluruh wilayah di Sumatera Utara terlihat jelas menerima Bapak JR Saragih karena JR sangat memperhatikan keagamaan,” tambahnya lagi.

Sedangkan Ephorus Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Romanja Purba mengutarakan melihat komitmen dari Bupati Simalungun JR Saragih terhadap agama Islam dan Nasrani membuat Simalungun kompak karena agama tidak memisahkan masyarakat.

“Agama harus mempersatukan, termasuk yang ada di Simalungun dan ada tanggung jawab yang besar dalam mempererat keagamaan, boleh saja berbeda-beda dan harus memikirkan kebangsaan kita dan itu ada di Simalungun di bawah kepemimpinan Bapak JR Saragih,” tukasnya. (*)