Aneh, Gunakan Pancing dan Kain Kafan Bapak ini Berhasil Evakuasi Jenazah yang Tenggelam

oleh
Pak David Gunakan joran dan umpan kain kafan mengevakuasi jenazah wisatawan yang hanyut di air terjun Jambuara
Pak David Gunakan joran dan umpan kain kafan mengevakuasi jenazah wisatawan yang hanyut di air terjun Jambuara

SIMALUNGUN- Aneh tapi nyata, dengan cara ini pak David seorang paranormal warga Huta padang mengevakuasi seorang wisatawan yang tenggelam di air terjuan Jambuara di di Hatonduan Kabupaten Simalungun. Ya, dengan cara menggunakan joran (pancingan) dan umpan kain kafan, senin (3/7/2017)

Jenazah Bulah wisatawan dari Asahan saat dievakuasi korban yang tenggelam di air terjun Jambuara
Jenazah Bulah wisatawan dari Asahan saat dievakuasi korban yang tenggelam di air terjun Jambuara

Dengan apa yang ditunjukkan pak David tersebut membuat im Sar dan warga yang menyaksikanya berdecap kagum. Hanya dengan waktu 10 menit, ia pun berhasil mengangkat Hasbullah alias Bulah warga Kabupaten Asahan sekitar pukuk 16.30 WIB, Senin (3/7/2017).

Pantauan di lapangan, saat memancing tersebut pak David sebelum menggunakan sebuah joran dengan lima mata kail. Setelah mempersiapkan joran, ia pun menampakkan kain kafan, layaknya sebuah umpan.

Selang 10 menit, ia pun berhasil mengangkat jenazah Bulah. Tampak, kail pancingnya tersebut, meyangkut ke kaki sebelah kiri korban, dan tampak juga kain kafan yang menjadi umpan tersebut ikut juga terbelit di kaki korban.

Saat ditemukan, kondisi jenazah korban membengkak dan kondisi tubuhnya lebam. Ketika ditemukan jenazah korban tak jauh dari posisi semula ia tenggelam, tampak sepertinya jenazah korban tertarik dipusaran air tersebut

Menurut masyarakat, David sebelumnya memang dikenal warga sebagai pemancing mayat yang handal. Jasanya, memang kerap digunakan untuk memancing korban yang tenggelam.

“Benar, tadi satu jenazah korban sudah ditemukan atas nama Bulah dengan cari dipancing. Yang nemukan pak David dengan cara memancing,” ucap Ramli Damanik warga sekaligus pengelola setempat.

Setelah berhasil ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi BPBD Asahan dan SAR Tanjungbalai dengan kantung jenazah. Setelah ditemukan, jenazah korban Sei Dadap Kabupaten Asahan.

Sedangkan seorang jenazah lagi atas nama Wahyu Indra Candra alias ican, sampat saat ini belum berhasil ditemukan. Rencannya proses pencarian jenazah Ican akan disambung, Selasa (4/7/2017) besok. (si)