Baru Erry dan Syahril yang Pulangkan Formulir ke PDI Perjuangan

oleh
T Erry Nuradi & Shahril Tumanggor
T Erry Nuradi & Shahril Tumanggor

MEDAN – Hingga saat ini, sudah ada empat nama yang menndaftar dan mengambil formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Sumut ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Namun dari empat nama yang mendaftar, baru dua orang yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran.

Soetarto sekretaris DPD PDI Perjuangan kepada wartawan mengatakan keempat nama yang sudah mengambil formulir tersebut, mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin, Syahril Tumanggor, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Nasdem yang juga gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan juga ketua DPD Partai Golkar Sumut Ngogesa Sitepu.

“Dari keempat nama itu, baru dua nama yang sudah mengembalikan formulir, atas nama Syahril Tumanggor dan Tengku Erry Nuradi,” ucapnya, Selasa (11/7)

Dia mengungkapkan pendaftaran balon Gubsu di internal DPD PDI-P akan dibuka sampai akhir Juli 2017. Maka dari itu, dia mengimbau kepada Ngogesa Sitepu dan Syamsul Arifin untuk mengembalikan berkas pendaftaran.

“Formulir pendaftaran untuk Bang Syamsul itu diambil oleh relawannya, sedangkan Bang Ngogesa diwakili pengurus DPD Golkar Sumut,” bebernya.

Pendaftaran bakal calon PDI Perjuangan rencananya akan berakhir pada 31 Juli mendatang. Nantinya setelah pendaftaran, PDI Perjuangan akan melakukan seleksi administrasi dan juga proses wawancara terhadap calon yang mendaftar

“Selain itu, tentunya akan ada penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon yang mendaftar. Nantinya dari semua tes yang telah dilakukan, hasilnya akan dibawa ke DPP,” ucapnya

Saat ditanya, apakah ada kader partai PDI Perjuangan yang juga akan mendaftar dalam proses penjaringan yang mereka lakukan. Soetarto mengatakan belum ada.

“Kalau untuk kader sejauh ini memang belum ada yang mendaftar, mungkin masih menunggu arahan dari DPP,” jawabnya.

Ia menambahkan, setelah nama-nama tersebut diserahkan ke DPP, nantinya pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu terhadap calon yang mendaftar.

“Nantinya nama-nama tersebut dikirim ke DPP, setelah itu dilakukan survey dan selanjutnya dilakukan penetapan,” jelasnya. (tj)