Butuh Waktu satu Jam Evakuasi Jenazah Icen

oleh
Evakuasi jenazah Icen yang tenggelam di air terjun Jambuara
Evakuasi jenazah Icen yang tenggelam di air terjun Jambuara

SIMALUNGUN- Setelah empat hari hilang saat berenang di air terjun Jamuara, akhirnya jenazah Indra Chandra als Icen ditemukan. Saat ditemukan Jenazah Icen tersangkut di bebatuan aliran Sungai Silo, Hatonduan, Kabupaten Simalungun, Rabu (5/7/2017)

Kembali yang menemukan jenazah tersebut pak David, seorang tokoh tetua di aliran air terjun Jambuara.

Namun, evakuasi jenazah Icen ini tidak semulus jenazah Bullah yang sebelumnya ditemukan pada, Senin (3/7/2017) kemarin.

Saat ditemukan jenazah icen berada sekitar 400 meter dari air terjun Jambuara dan kesulitan evakuasi tersebut karena berada dibawah bukit yang terjal dan harus diangkat ke atas bukit.

Pantaun di lapangan, setidaknya evakuasi jenazah tersebut memakan waktu kurang lebih satu jam. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Icen yang sudah membengkak dan membiri langsung di mandikan dan di shalatkan pihak keluarga sebelum dibawa ke rumah duka

“Sudah ditemukan, jenazahnya berada di 400 meter dari air terjun Jambuara,” ucap Humas Polres Simalungun Fritsel.

Jenazah Icen sendiri ternyat, berhasil loloas dari jaring yang dipasang sebelumnya oleh pihak BPBD dan tim sar.
“Sehabis dimandikan, jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga,” ucapnya.

Sebelumnya, Aneh tapi nyata, dengan cara ini pak David seorang paranormal warga Huta padang mengevakuasi seorang wisatawan yang tenggelam di air terjuan Jambuara di di Hatonduan Kabupaten Simalungun. Ya, dengan cara menggunakan joran (pancingan) dan umpan kain kafan, senin (3/7/2017)

Jenazah Bulah wisatawan dari Asahan saat dievakuasi korban yang tenggelam di air terjun Jambuara

Dengan apa yang ditunjukkan pak David tersebut membuat im Sar dan warga yang menyaksikanya berdecap kagum. Hanya dengan waktu 10 menit, ia pun berhasil mengangkat Hasbullah alias Bulah warga Kabupaten Asahan sekitar pukuk 16.30 WIB, Senin (3/7/2017).

Pantauan di lapangan, saat memancing tersebut pak David sebelum menggunakan sebuah joran dengan lima mata kail. Setelah mempersiapkan joran, ia pun menampakkan kain kafan, layaknya sebuah umpan.

Selang 10 menit, ia pun berhasil mengangkat jenazah Bulah. Tampak, kail pancingnya tersebut, meyangkut ke kaki sebelah kiri korban, dan tampak juga kain kafan yang menjadi umpan tersebut ikut juga terbelit di kaki korban. (si)