JR Saragih Copot Kadis Kesehatan

oleh
Bupati Simalungun JR Saragih sedang berdialog dengan masyarakat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu
Bupati Simalungun JR Saragih sedang berdialog dengan masyarakat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun akhirnya mengambil langkah tegas terkait Oprasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas kesehatan Simalungun. Langkah tegas tersebut, dengan mencopot Kadis kesehatan Simalungun Jan Maurisdo Purba.

“Saya copot selama prosses penyidikkan. Nantinya akan berfungsi kembali bila semuanya sudah berjalan dengan normal,” tegas Bupati Simalungun JR Saragih saat ditemukan di Raya, Kamis (6/7/2017)

Ia pun mengatakan, kejadian tersebut (OTT) sangat mencoreng nama baik simalungun. Apalagi menurutnya, kejadian tersebut terjadi saat pertama kali bekerja sesuai libur Lebaran.

“Kejadian ini telah merusak nama baik Kabupaten Simalungun terlebih kejadian ini terjadi saat pertama kali bekerja seusai liburan Lebaran. Tentunya, saya sebagai Kepala Daerah harus bertindak tegas dan akan bekerjasama dengan Inspektorat Pemerintahan Kabupaten Simalungun serta BKPPD Simalungun untuk melakukan pemeriksaan kepada seluruh PNS Dinas Kesehatan,” ujarnya

JR Saragih menambahkan dengan kejadian tersebut membuat dirinya harus mengeluarkan surat penyelidikan karena dirinya menjadi bagian dari penanggung jawab sehingga harus diperiksa secara detail dan menyeluruh.

“Di Pemerintahan Kabupaten Simalungun ada Inspektorat, maka saya harus memeriksa seluruh PNS Dinas Kesehatan Simalungun dan jika terbukti maka sanksi tegasnya adalah diberhentikan,” tambahnya.

Ia pun meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak atas kejadian tersebut serta menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penyidik untuk bekerja dengan baik.

“Biarlah kepolisian maupun penyidik bekerja dengan benar untuk menyelesaikan permasalahan ini, sekali lagi saya atas nama Pemerintahan Kabupaten Simalungun meminta maaf apalagi ini merupakan diluar batas kemampuan saya,” bebernya.