Kapoldasu Irjen Paulus Waterpau Dapat 3 Pesan Khusus Dari Pimpinan Dewan

oleh

MEDAN — Pimpinan DPRD Sumut memberikan 3 pesan khusus kepada Kapolda Sumut, Irjen Polisi Paulus Waterpau.

Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman menyampaikan itu langsung saat menerima kunjungan Kapoldasu Irjen Polisi Paulus Waterpau di ruang kerjanya, Selasa (11/7).

Wagirin menyebut pihaknya siap bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk menjaga Kamtibmas. Dia mengungkapkan ada tiga hal krusial di Provinsi Sumut.

Pertama, perihal potensi konflik lahan eks PTPN VII seluas 5.847 hektar yang tersebar di Deliserdang, Langkat dan Binjai. “Eks PTPN ini banyak yang sudah di kuasai masyarakat. Potensi konflik sangat besar,”katanya.

Kedua, soal gesekan karakter dan budaya yang ada di masyarakat Sumut yang dikenal keras.Wagirin berharap Kapoldasu mampu berperan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat Sumut yang beragam budaya, suku, dan agama.

“Persoalan budaya biasanya lebih dominan ketimbang hukum di daerah Sumatera Utara ini. Bahkan pertimbangan budaya sangat dominan dalam penyelesaian masalah di daerah ini. Sehingga kita harapkan Kapoldasu mampu memilih dan memilah untuk terlebih dahulu sebelum memutuskan suatu persoalan,”sebut Politisi Golkar ini.

Ketiga, lanjut Wagirin, mengenai maraknya peredaran narkoba. Dia juga menegaskan, pihaknya siap bekerjasama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Utara. “Peredaran narkoba sudah teramat mengkhawatirkan, makanya perlu mendapatkan perhatian khusus,”jelasnya.

Menurutnya, baru pertama kali Kapolda Sumut usai dilantik mendatangi gedung DPRD Sumut. “Ini catatan sejarah bagi Sumut karena pertama sekali seorang Kapolda langsung berkunjung ke dewan,”tambahnya.

Kapoldasu, Irjen Polisi Paulus Waterpau menyebut kehadiran kali ini merupakan agenda silaturahmi. “Jadi kunjungan kesini tepatnya hanya sebatas sowan,”ujarnya.

Meski begitu, Jendral Bintang dua itu tetap akan menggali informasi dari para wakil rakyat yang duduk di parlemen.

“Dewan merupakan wakil rakyat yang mengetahui dan menerima banyak informasi dan persoalan di masyarakat,”tuturnya.(TJG)