Pemko Siantar Ajak GKPS menjaga Toleransi di Siantar

oleh
Plt Sekda kota Siantar saat menghadiri pembukaan Sinode Bolon GKPS ke 43 di jalan Pdt.J Wismar Saragih, Rabu (5/7/2017
Plt Sekda kota Siantar saat menghadiri pembukaan Sinode Bolon GKPS ke 43 di jalan Pdt.J Wismar Saragih, Rabu (5/7/2017

Siantar- Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar ajak GKPS memberikan sumbangsih bagi pembangunan kota Pematangsiantar yang terkenal paling toleran di Sumut.

Hal tersebut, dikatakan Sekda kota Pematangsiantar Ir Renward saat pembukaan Sinode Bolon GKPS ke 43 di jalan Pdt.J Wismar Saragih, Rabu (5/7/2017)

Dalam pembukaan Bolon GKPS tersebut mengambil tema Dibohali Mangkobashon Horja Na Madear. Yang mengandung arti mengajak warga GKPS untuk lebih bersemangat lagi meningkatkan pelayanannya ditengah masyarakat.

“Seluruh sinodestan untuk dapat memberi sumbangsih bagi pembangunan kota Pematangsiantar yang terkenal dengan kota yang paling toleran di Indonesia, dimana warga jemaat GKPS dapat mengambil peran dalam kondisi tersebut,” ucapnya.

Ia pun mengatakan, gereja memegang peranan penting dalam merubah pola pikir umatnya untuk melahirkan ide ide dalam proses peningkatan sumber daya, Dengan demikian sebutnya, diharapkan pelaksanaan sinode ini dapat merumuskan langkah langkah kemajuan GKPS secara internal dan memberikan pengaruh positif dalam kemajuan bangsa dan negara.

Seperti diketahui, pembukaan sinode bolon ke 43 kali ini diikuti 410 orang peserta dari berbagi distrik, dan berlangsung selama empat hari dari tanggal 4 sampai 7 Juli 2017.

Ephorus emeritus HKBP Pdt WTP Simarmata yang juga moderator persekutuan Gereja sedunia mengucapkan selamat atas pelaksanaan sinode bolon. Ia mengatakan, GKPS merupakan salah satu yang turut serta berpartisipasi aktif dalam perhimpunan Gereja sedunia selama ini.

“saat ini GKPS fokus pada pemberdayaàn SDM yang berkualitas, semoga program ini dapat menghasilkan manusia yang handal dan berkualitas dan berguna bagi bangsa dan negara karena membangun bangsa dimulai dari sumber daya manusia,” ucapnya.

Diharapkan jemaat GKPS juga berketetapan hati untuk melaksanakan horja na madear bagi masyarakat. Ia pun mengajak jemaat untuk dapat menerapkan kesetiaan dalam hidup berbangsa dan bernegara di mana gereja turut berperan serta membangun moral dan karakter anak bangsa.

Sebagai tanda pembukaan kegiatan tersebut, Ephorus GKPS Pdt.Marthin Rumanja Purba didampingi Sekjen Pdt Paul Ulrich Munthe memukul gong tanda pembukaan sinode seraya. (si)