Sadis Anak Kuliti dan Mutilasi Ibunya

oleh
Nasruddinpelaku mutilasi terhadap ibu kandungnya
Nasruddinpelaku mutilasi terhadap ibu kandungnya

KUTACANE – Sadis mungkin kata itulah yang tepat untuk menggambarkan sosok Nasruddin (45), ayah satu anak ini. Pasalnya, ia tega menggorok, mengkuliti dan memutilasi ibu kandungnya Mise (70) di Desa Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara (Agara).

Seperti yang dilansir dari serambi Indonesia, selepas kejadian tragis tersebut pelaku pun langsung ditembak polosi dan langsung dibawa ke Rumah sakit terdekat, sebelum dirujuk di rumah sakit Adam Malik Medan.

Informasi di lapangan, pelaku dan ibunya tersebut tinggal bersebelahan Desa Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Agara.

Pada malam kejadian, tiba-tiba saja Nasruddin mendatangi rumah ibunya dan masuk dengan cara kasar. Ia terjang pintu yang sedang terkunci itu sekuat tenaga, sehingga terbuka.

Nasruddin langsung menuju kamar tempat ibunya terbaring. Lalu dia angkat ibunya yang sudah lanjut usia dan sakit-sakitan itu. Adik tersangka, Maluddin (40), mengetahui kedatangan abangnya pada waktu yang tak lazim bertamu itu. Apalagi kedatangan Nasruddin menimbulkan suara gaduh karena ia menendang pintu sehingga terbuka paksa.

Maluddin berupaya mencegah ketika abang kandungnya itu membopong tubuh renta sang ibu untuk dia bawa ke luar rumah. Namun, Maluddin takut berhadapan secara head to head dengan abangnya itu karena memegang parang tajam. Akhirnya, Maluddin hanya mengikuti abangnya dari belakang.

Tersangka yang seperti orang sedang kerasukan itu langsung meletakkan ibu kandungnya di atas tanah becek, persis di depan rumah sang ibu.

Pada saat itu kebetulan ada warga yang melihat, lalu menegurnya. Tapi tak dipeduli Nasruddin.

Warga maupun Maluddin yang takut lantaran Nasruddin memegang parang malah masuk ke rumah masing-masing.

Nah, pada saat itulah, di keheningan malam, disaksikan sejumlah mata yang mengintip dari balik jendela rumah dengan penuh ketakutan, tersangka menggorok leher ibunya sehingga nyaris putus. Dalam hitungan menit, korban pun meregang nyawa di tangan putra kandungnya.