Setya Novanto Ditetapkan Tersangka, DPR Masih Menunggu Sikap

oleh
Setya Novanto
Setya Novanto

JAKARTA- KPK menetapkan tersangka baru dalam kasus e-KTP. Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka.

“KPK menetapkan saudara SN, anggota DPR periode 2009-2014 sebaai tersangka terbaru kasus e-KTP,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Sejak awal kasus ini masuk ke persidangan, nama Setya Novanto memang disebut jaksa dalam surat dakwaan untuk terdakwa korupsi proyek e-KTP. Setya disebut bersama-sama dengan 6 orang lainnya termasuk dua terdakwa e-KTP.

Dalam surat dakwaan untuk dua terdakwa Sugiharto dan Irman disebutkan, Setya Novanto bersama-sama melakukan korupsi dengan Irman dan Sugiharto, terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP. Peran Novanto dibeberkan jaksa KPK untuk mendorong fraksi-fraksi di DPR agar mendukung proyek itu.

Terpisah, wakil ketua DPR Fadli Zon mengatakan Pimpinan DPR masih menunggu sikap fraksi soal pergantian Novanto jadi ketua DPR.

“Menyangkut pimpinan tergantung partai atau fraksi. Kalau fraksi memberikan keleluasaan pimpinan, saya kira tak ada masalah selama belum inkrah kecuali dari parpol mengajukan pergantian,” ujar Fadli Zon

Menurutnya, saat ini pihaknya juga menunggu proses hukum yang berjalan. Status Novanto tidak bisa diputuskan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.”Ini bukan persoalan etika, ini persoalan hukum. Ini bukan persoalan etika,” ucapnya.

Oleh sebab itu, pimpinan DPR masih menunggu sikap resmi dari Golkar. Apakah Novanto dicopot dari ketua DPR atau tidak.

“Tergantung parpolnya. Pemilihan kalau ada pimpinan DPR hak parpol. Itu menurut UU MD3,” jelas Fadli.

Sumber: detik.com