Ungkap Sabu Jaringan Malaysia, Ini Peran Aiptu S saat diamankan BNN

oleh
ils: pengungkapan sabu
ils: pengungkapan sabu

MEDAN  – Tim gabungan Polda Sumut bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dikabarkan melakukan penangkapan terhadap bandar sabu jaringan Malaysia.

Namun sampai saat ini, barang bukti yang diamankan masih simpang siur. Pagi tadi, kabar menyebutkan barang bukti yang diamankan 6 kg, saat siang berubah jadi 40 kg dan saat ini barang bukti yang diamankan disebutkan sekitar 50 Kg sabu

Sayangnya, tim BNN masih belum mau bersuara terkait penangkapan bandar sabu tersebut. Namun  dikabarkan, selain mengamankan puluhan kg sabu, seorang pelaku jaringan tersebut merupakan oknum polisi yang bertugas di ditpol air pantai cermin berpangkap Aiptu.

Ketika diamankan Aiptu S bertugas sebagain pengawas lapangan saat transaksi sabu-sabu tersebut sedang berlangsung di Perbaungan

Kepala BNN Sumut, Brigjen Andi Loedianto belum mau banyak menjabarkan terkait penangkapan tersebut. Ia pun meminta, media untuk bersabar terlebih dahulu

“benar ada penangkapan, tapi nanti ya (informasi lengkapnya,” ucapnya

BNN yang melakukan penangkapan. Nanti ya selengkapnya,” ujar Andi yang dihubungi via seluler.

Informasi di lapangan, penangkapan Bandar sabu jaringan Malaysia tersebut diringkus di depan SPBU Simpang Tiga Pekan Kec. Perbaungan Kab. Serdang Bedagai, Sabtu (15/7/17) sekira Pukul 06.30 Wib.

Dalam penangkapan tersebut tim BNN mengamankan 9 orang tersangka. Satu diantara sembilan orang tersebut merupakan Aiptu S dari Kesatuan Pol Airut Pantai Cermin.

Adapun para tersangka yang diamankan

  1. Bambang (MD) (sebagai bandar serta penyedia barang)
  2. Suheryanto (anggota polri, perannya sebagai pengendali di lapangan)
  3. Panjul als boy (MD) (membawa barang dari malaysia)
  4. Rovvi (perannya sebagai kurir)
  5. Untung (perannya sebagai kurir)
  6. Samsul bahri (perannya sebagai kurir)
  7. Saidul saragih (perannya sebagai kurir)
  8. Heri agus marzuki (perannya sebagai kurir)
  9. Edy sirait (perannya sebagai kurir)

Rencananya malam ini Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan kepala BNNP Sumut Brigjen Andi Loedianto akan memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengungkapan kasus tersebut di Aula Tribrata Polda Sumut. (bs)