Banyak Potensi PAD Belum Tergali, Andi Dorong Pembentukan Pansus

oleh
Ketua Fraksi Persatuan Nasional (Pernas) DPRD Medan Andi Lumbangaol SH
Ketua Fraksi Persatuan Nasional (Pernas) DPRD Medan Andi Lumbangaol SH

MEDAN — Dukungan pembentukan Panitia khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Medan terus menguat. Dewan menilai pembentukan pansus sangat perlu demi peningkatan PAD, sebab masih banyak potensi PAD yang belum tergali. Begitu juga kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan masih lemah sehingga tidak optimal mencapai target.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Persatuan Nasional (Pernas) DPRD Medan Andi Lumbangaol SH kepada wartawan, Kamis (10/8) menyikapi wacana pembentukan Pansus PAD. Andi mendoronf percepatan dibentuknya pansus upaya memaksimalkan PAD Pemko Medan.

“Cukup banyak Potensi PAD yang belum tergali. Bahkan kinerja SKPD tidak maksimal. Buktinya hampir semua SKPD Pemko Medan selalu tidak tercapai target PAD setiap tahunnya. Ini dasar kuat pembentukan pansus, “tegas politisi PKPI ini.

Dikatakan Andi, tugas pansus nantinya akan menelusuri sumber PAD yang selama ini disinyalir banyak mengalami kebocoran. Tentu pansus akan melihat layak tidaknya peningkatan pajak atau retribusi suatu objek.

Andi membeberkan dugaan kebocoran PAD selama ini seperti di sektor pajak restoran, hiburan, reklame, hotel, parkir, retribusi SIMB dan retribusi lainnya. “Jika objek itu benar benar dikelola dengan benar. Wah, pasti PAD kita akan meningkat signifikan. Tentu untuk pembangunan kota Medan dan peningkatan pelayanan publik juga, ” ujar Andi yang duduk di Komisi C membidangi pajak ini.

Ditambahkan Andi, potensi PAD yang dinilai sangat memungkinkan untuk ditarik seperti retribusi parkir di beberapa Gerai tempat perbelanjaan Indomaret, Alfamart, Alfamidi dan sejenisnya. Begitu juga jumlah wajib retribusi sampah (WRS) bagi warga Medan sangat dimungkinkan.

Seperti diketahui sederetan anggota dewan yang sudah menyampaikan dukungannya yakni Parlaungan Simangunsong (Demokrta), Paul Mei Anton Simanjuntak (PDI P), Ilhamsyah (Golkar), Deni Maulana Lubis (Nasdem). Mereka ini menilai pementukan Pansus PAD sangat mendesak.

Sementara itu, penggagas pembentukan Pansus PAD Ilhamsyah SH mengaku kepada wartawan, Kamis (10/8), untuk saat ini jumlah anggota dewan yang sudah menyetujui sebanyak 26 orang. Dan sesegera mungkin Pansus akan terbentuk.(TJG)