Ini Alasan Golkar Jatuhkan Pilihannya ke T Erry Nuradi

oleh
Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Irham Buana saat konferensi pers mengenai keputusan DPP Partai Golkar di Hotel Grand Aston, Rabu (23/4/2017)
Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Irham Buana saat konferensi pers mengenai keputusan DPP Partai Golkar di Hotel Grand Aston, Rabu (23/4/2017)

MEDAN – Jatuhnya pilihan partai Golkar Sumut mengusung calon Petahana T Erry Nuradi dalam pemilihan Gubernur (PIlgub) Sumut 2018 dilatari tingkat elektebilitas.

Hal itu dikatakan, Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Irham Buana saat konferensi pers mengenai keputusan DPP Partai Golkar di Hotel Grand Aston, Rabu (23/4/2017)

Ia mengatakan saat, tingkat Elektabilitas, pengenalan masyarakat dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh Tengku Erry Nuradi disebutnya menjadi dasar dalam mengambil keputusan tersebut. Meski, Tengku Erry Nuradi pernah menjadi kader Golkar yang pernah menyebrang ke Partai NasDem.

“Golkar punya cerita pahit didua edisi Pilgub Sumut sebelumnya, menjadi parpol pemenang pemilu tapi tidak menjadi pemimpin Provinsi Sumut. Salah satu tujuan pendirian parpol adalah untuk merebut kekuasaan, begitu juga di negara maju, tidak hanya di Indonesia. Parpol di dirikan bukan hanya untuk mengumpulkan orang banyak, tujuannya jelas untuk mengejar kekuasaan,”tegasnya.

Karena elektabilitas dan popularitas Tengku Erry melebihi elektabilitas yang dimiliki Ngogesa Sitepu. Maka keputusan ideal adalah menduetkan sosok tersebut.