Komplotan Ini, Berencana Beli Narkoba dengan Uang Palsu

oleh
Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing saat memaparkan penangkapan komplotan pengedar uang palsu
Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing saat memaparkan penangkapan komplotan pengedar uang palsu

MEDAN – Polsekta Medan Kota meringkus Empat orang komplotan pengedar uang palsu. Dari tangan keempatnya, polisi berhasil mengamankan barang bukti uang palsu sebesar Rp 30 Juta, Senin (25/8/2018)

Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing dalam paparannya mengatakan, keempat pelaku tersebut ditangkap dari tempat terpisah. Keempat pelaku tersebut sebutnya, meruapakan komplotan pengeder uang palsu dari Tanjung Balai.

“ada empat pelakunya, pertama Anto (37) warga Tanjung Balai, Akiat (50) warga Medan, saprudin (49) warga Asahan, dan terakhir Meilandi warga Tanjung Balai,” ucapnya

Masih penjelasan Martasuah, penangkapan tersebut berawal dari informasi yang mereka terima adanya warga Tanjung Balai yang mengedarkan uang Palsu di Medan. Mendapat indformasi tersebut, pihaknya pun langsung melakukan penyidikkan dan oprasi penangkapan

Penangkapan tersebut jelasnya terjadi pada Jumat (25/8/2017), petugas meringkus dua orang pelaku atas Saprudin dan Anto. Keduanya diamankan dari Pajak Petisah.

“dari tangan keduanya berhasil kita amankan uang palsu sebesar Rp 50 juta, rinciannya Rp 30 juta pecahan Rp 100 ribu dan Rp 20 juta pecahan uang palsu Rp 50 ribu,” terangnya.

Keesaokkan harinya, Sabtu (26/8/2017) pihaknya melakukan pengembangan berdasarkan kedua orang pelaku yang diamankan sebelumnya.Dari keterangan pelaku, anggotanya meringkus Meilandi dari rumahnya di Jalan Mawar V Perumnas Tanjung Balai dan seorang lagi bernama Akiat warga kota Medan.

“Dari rumah Melandi, kami juga menemukan alat pembuat uang palsu, seperti kerta HVS, printer dan uang palsu satu lembar dengan nominal Rp 100 ribu,” terangnya

Dari masing-masing keterangan keempat tersangka, uang palsu tersebut rencannya akan mereka gunakan untuk membeli narkoba.

“Saat ini masih kita dalami kemana uang tersebut akan mereka belanjakan, dari keterangan sementara katanya akan membelanjakan uang tersebut untuk membeli narkoba,” jelasnya. (bam)