Diberi Permen Bentuk Boneka, Siswa Kelas II SD Kejang-Kejang

oleh
Erik Dikna Septianto (9) pelajar kelas 2 SD Negeri Bakalankrajan 1, Kota Malang, harus menjalani perawatan intensif di Klinik Apotek 71 Mulyorejo, Sukun, Kota Malang, karena tidak sadarkan diri. Foto/Yuswantoro/SINDOnews
Erik Dikna Septianto (9) pelajar kelas 2 SD Negeri Bakalankrajan 1, Kota Malang, harus menjalani perawatan intensif di Klinik Apotek 71 Mulyorejo, Sukun, Kota Malang, karena tidak sadarkan diri. Foto/Yuswantoro/SINDOnews

MALANG – EDS (9) seorang siswa kelas II SD Negeri di Kota Malang mendadak tak sadarkan diri, setelah diberi permen berbentuk boneka oleh teman seumurannya yang baru ia kenal.  Akibatnya, siswa tersebut harus dilarkan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan

Seperti yang dilansir SindoNews.com, siswa tersebut didapati warga tak sadarkan diri dekat sekolahnya saat jam pulang sekolah.  Warga yang saat itu melintaste, terkejut melihat EDS berguling-guling di dekat Taman Kanak-kanak ABA 2, yang letaknya berada di dekat SD sekolahnya.

Setelah berguling-guling di tanah, dalam kondisi mengalami penurunan kesadaran, korban lalu pingsan selama hampir dua jam. Ayah korban, Turiono, warga RT 3 RW 7, Kelurahan Bakalankrajan, mengetahui kejadian ini setelah diberi tahu tetangganya yang bekerja di dekat sekolah korban.

Turiono menyebutkan, warga yang menemukan anaknya tersebut, melihat anaknya berguling-guling di tanah, seperti orang mengigau.

“Dia mengaku badannya sakit semua, dan kepalanya pusing setelah diberi obat warna biru, bergambar boneka, oleh teman yang baru dikenalnya,” ungkapnya.

Kejadian ini, diketahuinya sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah menunggu dua jam, anaknya mulai sadarkan diri dan dibawa berobat ke klinik kesehatan Apotek 71 Mulyorejo, Kota Malang. Kondisi korban sendiri masih sangat lemah dan terbaring di kasur dengan diberi infus.