Maling ini Menangis saat Kedapatan Mencuri di Rumah Warga

oleh

MEDAN -As (28) warga Kampung Banten, Desa Helvetia kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang memang terbilang beruntung.

Pasalnya, setelah, kedapatan melakukan pencurian di satu rumah di Jln Veteran Gg Masjid, kec Labuhan Deli ia tidak dimasaa oleh warga seperti pelaku pencurian lainnya, Senin (11/9/2017).

Selain tidak menjadi korban amukkan warga, ia bahkan diberi minum oleh warga yang mengamankannya. Bahkan karena takut menjadi korban amuk masa, As menangis dan minta dimaafkan oleh korbannya.

“Iya, ngak sempat aku ngambil, maafkan ya pak,” ucapnya merengek seperti anak kecil yang meminta dibelikan permen oleh ayahnya.

Warga yang tadinya emosi, terlihat tertawa melihatnya menangis. Selain menangis, saat dikerumuni warga, ia juga sempat marah-marah kepada warga yang mencoba memfotonya.

“Jangan di foto-foto,” bentaknya kepada warga.

Beruntung emosi warga tidak memuncak melihat tingkah As tersebut.

“Sudah tenang saja kau, jadi artis kau kan. Namanya kau maling. Kok larang-larang orang memfoto kau,” ucap warga.

Informasi yang didapat, aksi As sendiri diketahui setelah korban baru pulang dari sekolahnya di PAB Helvetia. Saat itu, korban yang hendak pulang ke rumahnya, terkejut melihat ada sandal didepan rumah, padahal setahu dia tidak ada orang di rumah.

Kecurigaanya makin menjadi, ketika ia mendapati pintu rumahnya tidak terkunci. Korban pun langsung masuk, saat itu ia lihat Televisi di dalam rumah sudah berpindah tempat dan saat melihat ke arah dapur dilihatnya ada orang kabur dari pintu belakang.

Melihat ada orang kabur dari dalam rumah, korban pun langsung berteriak dan mengundang perhatian warga.

Warga pun berhasil meringkusnya, dan sempat mendaratkan beberapa pukulan terhadap pelaku

“Mana dompet sama HP mamak ku, ngapain kau kabur,” ucapnya

Tak berselang lama, pelaku pun langsung di bawa oleh pihak ke Mapolsek Medan Labuhan untuk mempertanggungjawabkan aksinya tersebut. (ti)