Saat Bersamaan, dua Polisi di Bima Ditembak OTK

oleh

BIMA – Aksi teror terhadap kepolisan terjadi, kali ini dalam waktu bersamaan dua orang personil kepolisian di Bima, Nusa Tenggara Barat menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal, Senin (11/9/2017). Saat ini kedua anggota polisi tersebut mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan informasi di lapangan, penembakkan pertama terjadi kepada Bripka Zainal, anggota satuan Sabhara Polres Bima Kota. Penembakkan itu terjadi di seputaran SMK Kobi saat, korban hendak pulang ke rumahnya di BTN Sadia, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Korban kedua, merupakan Bripka Gofur anggota Polsek Langgudu Bima Kota SMP 8 Bima. Ironisnya, kedua korban ditembak, setelah pulang mengantar anaknya ke sekolah

Kadiv Humas Polri Irjen Setya Wasisto ketika dikonfirmasi saat HUT ke-68 Polwan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan membenarkan penembakkan tersebut. Saat ini, keduanya korban masih mendapatkan perawatan intensif.

Untuk Bripka Zainal sebutnya, akitbat tembakkan tersebut mengalami luka tembak di bahu kanan belakang. Sedangkan Bripka Gofur terkena tembakan di bagian pinggang sebelah kanan.

“Saat ini, satu orang pelaku yang diduga melakukan penembakkan sudah diamankan dan masih dimintai keterangan,” ucapnya.

Saat ditanya, apakah motif penembakkan tersebut ada hubungannya dengan aksi teror terhadap polisi yang terjadi beberapa waktu lalu. Ia masih belum bisa memastikan.

“Untuk ke arah sana, masih belum dapat kita pastikan. Namun, dari keterangan yang saya dapat, saat penembakkan terjadi mengenali wajah pelakunya,” jelasnya.

Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku penembakkan.

“Saat ini, kita berharap oprasi pengakatan proyektil terhadap kedua korban berhasil dan berjalan lancar,” terangnya. (hg)