Ilhamsyah Heran Pemko Medan Cuma Bisa Raup Rp1 Miliar Dari 53 Pasar

oleh

MEDAN — Anggota DPRD Medan, Ilhamsyah yang menerima kehadiran DPRD Kota Depok merasa heran. Sebab, Pemerintah Kota (Pemko) Medan hanya mampu meraup Rp1 Miliar dari 53 pasar yang dikelola oleh PD Pasar.

Sedangkan, Pemko Depok bisa mendapatkan Rp8 Miliar pertahun dari 7 pasar.”Tentu ini kita lihat, lebih besar pemberian Pemko Medan daripada pemasukkannya. Ini nanti akan kita pertanyakan,”jelas Ilhamsyah saat menerima rombongan DPRD Kota Depok di gedung DPRD Medan Jalan Kapten Maulan Lubis, Rabu (11/10/2017).

Dalam penataan PKL, Ilhamsyah menyesalkan ketidaktegasan pemerintah. Sebab, pemerintah seolah-olah membiarkan PKL menjamur di Kota Medan.

“Ketika ada satu pedagang dibiarkan saja, dua pedagang juga dibiarkan. Nah ketika sudah menjamur tidak bisa ditertibkan. Harusnya kalau melihat ada pedagang yang menjajakan dagangannya dipinggir jalan, segera ditertibkan. Jangan diberi kesempatan semakin menjamur,” tegasnya.

Keberadaan PKL di Kota Medan, diakui Ilhamsyah, dikordinir sejumlah oknum-oknum yang tergabung dalam kelompok kepemudaan. Oknum itu sengaja mengambil keuntungan pribadi terkait aktifitas pedagang di pinggir jalan.

“Sudah hukum alam, dimana ada traksaksi cash and flow, pasti ada oknum yang mengambil kesempatan untuk mencari keuntungan. Di Medan itu sudah biasa. Saya rasa kalau Ka’bah dipindahkan ke Medan, sudah dicaloin juga sama OKP,” sindirnya.

Kepada 10 anggota DPRD Kota Depok, Ilhamsyah menyebutkan, DPRD kota Medan saat ini baru mengusulkan perda penataan PKL sebagai inisiatif DPRD Medan untuk segera dibahas dan disahkan.

“Untuk Perda Penataan PKL, kita sudah mengusulkannya, tapi belum dibahas. Kita berharap, perda ini segera dibahas dan disahkan karena sangat bermanfaat bagi penataan PKL,”sebut Ketua Fraksi Golkar ini.(TJG)