Korban Tewas Ledakan Pabrik Petasan Jadi 47 Orang

oleh
Personel Brimob Polda Metro Jaya mengevakuasi jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017). Kebakaran yang diduga akibat ledakan pada salah satu tempat pembuatan kembang api yang baru beroperasi dua bulan ini sedikitnya menewaskan 23 orang karyawan dan puluhan karyawan luka bakar. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Personel Brimob Polda Metro Jaya mengevakuasi jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017). Kebakaran yang diduga akibat ledakan pada salah satu tempat pembuatan kembang api yang baru beroperasi dua bulan ini sedikitnya menewaskan 23 orang karyawan dan puluhan karyawan luka bakar. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Tangerang – Korban tewas akibat meledaknya pabrik petasan di Penggudangan 99, Kosambi, Kabupaten Tangerang terus bertambah. Saat ini tercatat, korban tewas sudah mencapai 47 orang yang keseluruhannya merupakan karyawan pabrik petasan tersebut

“saat ini sudah ada 47 jenazah yang sudah ditemukan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis Kamis (26/10/2017).

Saat ditemukan kondisi jenazah tersebut sulit untuk dikenali karena mengalami luka bakar dan rata-rata korban tewas merupakan perempuan.

Untuk memudahkan mengidentifikasi korban polisi meminta keluarganya yang bekerja di pabrik tersebut untuk mendatangi RS Polri dengan membawa data-data.

Seperti diketahui pabrik petasan yang baru dua bulan beroprasi tersebut, memilik 103 pekerja. Sejauh ini, data korban yaitu 47 orang tewas dan 46 lainnya luka-luka.

“Baru dua bulan pabrik ini beroperasi,” kata Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan

Dalam waktu dekat, pihaknya akan  secepatnya memanggil pemilik pabrik petasan.

“Saat ini kita masih olah TKP dan secepatnya akan dipanggil (pemilik pabrik petasan),” terangnya. (dtc/ws)