Penataan Pasar Tradisional Belum Maksimal

oleh

 

MEDAN — Kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam pengelolaan 53 pasar tradisional terus mendapat sorotan miring dari kalangan legislator.

Bagaimana tidak, PD Pasar belum mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) atas pengelolaan pasar.

Belum lagi, persoalan revitalisasi pasar tradisional seperti pasar timah, pasar serta pasar kampung lalang.

 

Sekretaris Komisi C DPRD Medan, Zulkifli Lubis meminta Pemko Medan fokus dalam persoalan pasar agar hasilnya lebih maksimal.

 

“PD Pasar harus tegas melakukan penataan pasar. Izin mendirikan bangunan (IMB) untuk revitalisasi pasar timah sudah terbit, begitu juga pasar kampung lalang. Sayangnya, pembangunan belum juga berjalan. Jangan sampai pedagang yang terlantar, ” katanya, Rabu (25/10/2017)

 

Terkait penataan PK5 di kota Medan, Zulkifli mengingatkan Pemko Medan agar penertiban tidak musiman namun dilakukan berkelanjutan. Sehingga, ketika dilakukan penertiban, pedagang tidak banyak dirugikan.

“Selama ini yang terjadi ada pembiaran lalu tiba tiba ada penertiban. Pedagang yang merasa aman lalu sempat mendirikan kios lantas dibongkar lagi. Akhirnya pedagang rugi besar, ” sebutnya. (TJG)