Heboh Penemuan Orangutan Tapanuli, ini Perbedaannya dengan Dua Spesies lainnya

oleh
Orangutan Tapanuli merupakan spesies ketiga setelah Borneo dan Sumatra. (BBC)
Orangutan Tapanuli merupakan spesies ketiga setelah Borneo dan Sumatra. (BBC)

Suarakita.co.id – Selain itu, para ilmuwan yang selama beberapa tahun bingung dengan ‘keanehan genetika’ dari populasi kecil orangutan di Pulau Sumatra, Indonesia, akhirnya menyimpulkan bahwa mereka merupakan spesies baru.

Orangutan yang sempat menimbulkan pertanyaan itu, seperti yang dilansir BBC,  dilaporkan keberadaannya setelah satu ekspedisi di hutan pegunungan terpencil Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada tahun 1997 lalu.

Sejak itu sebuah proyek riset berusaha mengungkap rahasia biologisnya, dan membuahkan hasil.

Spesies baru diberi nama orangutan Tapanuli, yang merupakan spesies ketiga setelah Borneo dan Sumatra.

Orangutan Tapanuli itu merupakan spesies pertama kera besar yang baru ditemukan selama hampir satu abad.

Dalam hasil riset yang diterbitkan di jurnal Current Biology, tim -yang terdiri dari para peneliti Universitas Zurich, Universitas John Moores Liverpool, dan Sumatran Orangutan Conservation Programme- mengatakan tinggal 800 ekor yang ada sehingga menjadikannya sebagai spesies kera yang kelangsungannya paling terancam di dunia.