Masih di Awal tahun, Karena Permasalahan ini Pelayanan RSU dr Pringadi Medan Menjadi Soroton

oleh

Suarakita.co.id, Medan -Buruknya penanganan permasalahan pasien tak memiliki adminstrasi kependudukan (unregister) di RSU Pringadi Medan kembali menjadi soroton. Hal ini dikeranakan buruknya koordinasi antara RSU Pirngadi dan Dinas Sosial.

Buruknya koordinasi dua instansi Pemko Medan ini terungkap oleh anggota DPRD Medan H.Jumadi S.Pdi saat mengadvokasi Rifka Apriani yang dirawat kemudian meninggal di RSU Pirngadi Medan, Selasa (02/01/2018).

Diungkapkan Jumadi, RSU Pirngadi mengaku tak bisa menangani pasien Unregister dikarenakan banyak tunggakan dari kasus unregister ini karena rekomendasi dari Dinas Sosial tidak keluar.

Buntut persoalan ini, Pringadi tidak memperkenankan keluarga mengambil jenazah untuk dibawa pulang. Pihak rumah sakit baru akan mempersilahkan keluarga membawa pulang jenazah pasien jika sudah melunasi seluruh biaya perawatan di rumah sakit.

“Ini yang menjadi keheranan kami (DPRD Medan), harusnya persoalan ini tidak terjadi. Kita mengharapkan instansi di Pemko Medan memperbaiki kualitas koordinasi antar instansi,” jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera Kota Medan ini kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Selasa (02/01/2018).

Dikatakan Jumadi, persoalan ini seharusnya tidak terjadi mengingat anggaran yang disediakan Pemko Medan memadai.

“Anggarannya memadai, jadi tidak ada alasan mereka tidak mengeluarkan rekomendasi. Kecuali anggaran itu kurang sehingga mereka harus selektif dalam memverifikasi data,” jelasnya.

Jumadi mengatakan, untuk tahun 2017 saja Pemko Medan bersama DPRD Medan sepakat menganggarkan untuk Unregister sebesar Rp3 miliar.

“Bayangkan saja, untuk 2017 anggaran untuk unregister ini ada sekitar Rp3 Miliar, dari sampai penghujung 2017 kemarin masih banyak silpanya,” jelas Jumadi.

Untuk 2018, DPRD Medan dan Pemko Medan bahkan sepakat menaikan anggaran untuk Unregister ini menjadi Rp5 Miliar.

“Jadi anggaran memadai, tidak ada alasan mereka mengatakan hal itu,” jelasnya.

Guna mencegah terjadinya persoalan ini terulang kembali, Jumadi yang juga duduk di Komisi yang membidangi masalah Kesehatan berjanji akan memanggil Dinas Sosial dan RSU Pirngadi.

“Kita akan panggil mereka untuk menjelaskan apa sebenarnya persoalan yang terjadi sehingga harus seperti ini,” ungkapnya.

Jika ini dibiarkan, Jumadi memperkirakan ke depan akan banyak persoalan serupa terjadi.

“Kita tidak ingin persoalan ini terus terus terjadi dan menguras energi kita bersama. Kita meminta Pemko Medan serius dengan persoalan ini,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *