Marak Pungli dan Pengurusan Izin Amburadul, Masa Gerammb Demo Kantor Bupati Labuhan Batu

oleh
masa Gerammb saat demo di Kantor Bupati Labuhan Batu
masa Gerammb saat demo di Kantor Bupati Labuhan Batu

SURAKITA.CO.ID, RANTAUPRAPAT – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Masyarakat Bersatu (GERAMMB) Labuhanbatu geruduk kantor Bupati Labuhnabatu.

Massa aksi sebagian besar terdiri dari siswa , mahasiswa dan masyarakat kelurahan pulo padang tersebut menuntut beberapa persolan yang tak kunjung selesai yang terjadi di kabupaten Labuhanbatu, seperti permsalahan perizinan di Labuhan batu hingga maraknya pungli

Heriansyah Lubis, Koordinator Aksi mengatakan di Labuhan Batu begitu banyak permasalahan yang tidak kunjung selesai, seperti permasalahan SOP Perizinan Labuhanbatu, Pungli dalam Pengurusan Izin dan masih banyak lagi.

“kami menuntut usut tuntas Laporan tentang dugaan pemerasan dan pungli di Dinas Perizinan Labuhanbatu yang telah dilaporkan Masyarakat & Lembaga yang mewakili Keluhan Masyarakat,” ucapnya dalam orasinya

Selain itu, pihaya juga meminta Pemkab, untuk megusut dan cabut IMB PKS Pulo Padang Sawit Permai. Dan juga meminta untuk menyerahkan IMB Warga yang telah selesai tanpa adanya Pungutan Liar,

“Begitu bayak pungli dan seakan saat ini semuanya tutup mata,” ucapnya

Ia menjelaskan, saat ini pemkab Labuhanbatu seperti melakukan pembodohan kepada masyarakat dalam hal pendirian Pabrik Kelapa Sawit di Kelurahan Pulo Padang.

“mereka seperti menutup mata bahwa disekitar Pabrik tersebut terdapat sekolah yang menjadi tempat belajar sebagian besar anak-anak dari masyarakat pulo padang,” ucapnya.

Ia menuding, kadis Perizinan Labuhanbatu seakan tidak punya hati saat proses pemberian izin pendirian PKS itu dan seperti tidak mempertimbangkan dampak yang akan terjadi kedepannya

Sementara itu, Kadis Perizinan Kabupaten Labuhanbatu Barumun Daulay saat menanggapi tuntutan massa aksi mengatakan, untuk menandatangani izin pendirian PKS tersebut sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Semua berkas sudah lengkap, dari lurah dan masyarakat, jadi saya tidak bisa menolak untuk tidak memberikan izin,” ucapnya. (qs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *