Polda Sumut Tembak Mati Tiga Bandar Sabu Jaringan International

oleh
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memaparkan pengungkapan peredaran sabu di RS Bhayangkara Medan, Senin (8/1/2018). Dalam pengungkapan kasus tersebut, polda Sumut menembak mati tiga orang bandar sabu

SUARAKITA.CO.ID, Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut terpaksa memberi tindakkan tegas dengan menembak mati tiga orang sindikat jaringan narkoba Internasional. Satu tiga orang yang ditembak mati tersebut merupakan warga negara Malaysia yang berprofesi sebagai Chef.

“CYF alias A (57) meruapakan warga negara Malaysia dan berprofesi sebagai chef dan terlibat dalam peredaran sabu seberat 15 kg sabu,” ucap Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw di RS Bhayangkara Medan, Senin (8/1/2018).

Petugas sendiri ucapnya, terpaksa megambil tindakkan tegas terhadap CYF karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di kawasan Jalan Imam Bonjol depan Vihara Borobudur. Dari lokasi penangkapannya polisi juga menemukan 11 Kg sabu

Penangkapan terhadap warga negara Malaysia tersebut, berawal dari penangkapan Azhari yang merupakan warga Jalan Pemasyarakatan, Kelurahan Lalang, Kecamatan Sunggal. Dari tangan Azhari petugas menyita sabu seberat 4 Kg, Rabu (3/1/2018).

Setelah dilakukan pengembangan ternyata sabu tersebut milik Chin Yoo Fah alias Acin (57)  yang merupakan warga negara Malaysia.

Selain warga Negara Malaysia tersebut, polisi juga menembak dua orang lainnya yakni Tan Siong Tiong alias Tiong (45) warga Kelurahan Sumber Melati, Diski Kec Sunggal Kab. Deliserdang dan Joni alias  Aguan (47)  warga Jalan Bajak V Mariendal I Kabupaten Deliserdang.

Sedangkan dua tersangka lainnya yakni Azhari (35) warga Sunggal dan Susanto (37) warga Jakarta berhasil dilumpuhkan petugas.

Dari jumlah keseluruhan barang bukti yang disita yakni 15 Kg sabu. Sabu tersebut, kata Paulus diselundupkan tersangka Acin dari Malaysia melalui jalur laut di Aceh.

Untuk dua orang tersangka yang dilumpuhkan, penyidik akn menjerat keduanya dengan dengan Pasal 114  Ayat (2) dan atau  Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika

“Keduanya terancam hukuman mati atau seumur hidup” jelasnya (bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *