DPW PPP Sumut Masih Tetap Tolak Pasangan Djarot-Sihar

oleh

SUARAKITA.CO.ID, MEDAN – Jelang Pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur Djarot Saiful Hidayat- Sihar Sitorus ke kantor KPU Sumut, masih terjadi perpecahan di kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Saat ini beredar video pernyataan Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis dibeberapa group jurnalis terkait penolakkan pecalonan Djarot – Sihar Sitorus. Dalam video tersebut, Yulizar masih berada di di Kantor DPP PPP Jalan Diponegoro No 60, Jakarta.

Ia mengatakan mereka akan terus bertahan di kantor DPP bersama sejumlah unsur pengurus lainnya menunggu keputusan DPP menentukan sikap sosok yang diusung dalam Pilgubsu 2018.

“Akan menolak kebijakkan PPP dan kami akan melakukan perlawanan,” ucap Yulizar

Sampai tadi malam sebutnya, pengurus DPW bertahan dikantor DPP dan pihak DPP meminta kami menunggu sampai pukul 12.00. Tapi sampai saat ini tidak ada orang dikantor DDPP

“bahwa calon kepala daerah Sumatera Utara yang diusung PPP adalah muslim-muslim. Siapun calonnya, siapa pun orangnya , kami tidak perduli yang penting muslim-muslim,” sebut Yulizar dalam video itu.

Desakan ini kata Yulizar, lantaran PPP merupakan partai Islam yang menyalurkan aspirasi umat Islam di Sumut.

“Meminta agar DPP PPP bijak dan menyampaikan DPP PDIP, Kami mendukung PDIP yang penting calonnya Muslim-muslim, ” sebut Yulizar.

Ia pun mengatakan, perlu melakukan penjelasan dan ia memohon doa dari umat islam di Sumatra Utara karenaa sampai detik ini mereka masih terus berjuang.

“Semoga Allah memperhatikan doa dan harapan kami dan kami serahkan diri kepada Alah dan kami siap menanggung segala resiko dari apa yang kami lakukan saat ini,” ucapnya

Selain itu, ia pun megatakan bila seandainya DPP tidak menerima aspirasi umat islam melalui DPW PPP Sumut untuk mencalonkan muslim-muslim. Maka sebutnya, PPP Sumut hingga DPC akan akan menolak kebijakan DPP dalam mengusung pasangan Djarot-Sihar.

Sementara itu seperti yang dilansir detik, DPP PPP akhirnya resmi mengambil sikap di Pilgub Sumut 2018. PPP ikut bersama PDIP mengusung Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

“Kita melengkapi pasangan Djarot-Sihar di Sumut. Tanpa PPP, pasangan ini tak bisa maju,” ujar Sekjen PPP Arsul Sani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Arsul mengatakan keputusan tersebut diambil pada pukul 09.00 WIB pagi ini. Ada alasan di balik dukungan PPP ke Djarot-Sihar, setelah sempat berkeberatan terhadap sosok wakil mantan Gubernur DKI itu.

Arsul mengatakan ada prinsip politik menerima dan memberi dukungan antara partainya dan PDIP. Anggota DPR itu menyebut PDIP banyak ‘berkorban’ untuk PPP di beberapa Pilgub 2018. (tjg/dtc)