Hanya Karena Video Kesurupan, Satu Keluarga ini diusir dari Kampungnya

oleh
Musyawarah yang diadakan di Balai Desa Gonting Mahe terkait tudingan adanya warga memelihara begu ganjang.
Musyawarah yang diadakan di Balai Desa Gonting Mahe terkait tudingan adanya warga memelihara begu ganjang.

Suarakita.co.Id, Tapteng- BS (35) beserta istri dan dua anaknya terpaksa harus meninggalkan kampung halaman mereka di Dusun III, Desa Gonting Mahe, Kecamatan Sorkam, Tapanuli Tengah (Tapteng) karena diusir oleh warga. Hal tersebut terjadi setelah beredarnya Video warga yang kesurupan sambil menuding BS merupakan tukang santet.

Informasi dihimpun,  setelah rekaman video itu tersebar warga di sana pun langsung melakukan pertemuan di Balai Desa Gonting Mahe. Dalam pertemuan tersebut dihadiri Forkopimka Kecamatan Sorkam dan Kepala Desa Ginting Mahe Masri Hutauruk beserta personel TNI/Polri.

Dalam musyawarah tersebut, ratusan warga memutuskan BS beserta keluarganya harus keluar dari kampung tersebut.

“Dalam putusan itu, warga meminta dia (BS) beserta keluarganya untuk segera meninggalkan kampung sesuai dengan desakkan warga,” ucap Kepala Desa Gonting Mahe Masri Hutauruk,

Selesai musyawarah, BS dalam pengamanan Polsek Sorkam dibawa ke Mapolsek dan sekarang BS sudah pergi ke arah Sibolga.

Dijelaskan, tudingan parbegu ganjang terhadap BS berawal dari beredarnya video MS saat sedang kesurupan. Dalam video itu, MS yang tengah kesurupan menyatakan BS adalah parbegu ganjang, sehingga setelah video itu beredar maka warga pun heboh.

“Iya, awalnya dari video itu, kesurupan dia. Itulah membuat warga heboh,” ucap Masri.

Meski demikian, terkait bukti bahwa BS benar atau tidaknya tudingan itu, Masri menuturkan bahwa BS belum pernah ditemukan melakukan hal-hal aneh.

Facebook Comment