Hanya Karena Video Kesurupan, Satu Keluarga ini diusir dari Kampungnya

oleh
Musyawarah yang diadakan di Balai Desa Gonting Mahe terkait tudingan adanya warga memelihara begu ganjang.
Musyawarah yang diadakan di Balai Desa Gonting Mahe terkait tudingan adanya warga memelihara begu ganjang.

“Nggak ada bukti (parbegu ganjang), hanya karena berdarnya Video tersebut,” jelasnya.

Masri menambahkan, usai BS meninggalkan desa, warga juga mendesak agar keluarga BS ikut minggat dari desa itu, sehingga ia pun terpaksa membujuk keluarga BS untuk meninggalkan kediamannya untuk menghindari hal yang tidak diingingkan.

“Sudah pergi dia, datang lagi warga bilang samaku bahwa keluarganya masih di situ, dan disarankan biar disuruh pergi. Ya, untuk menjaga hal yang tidak kita inginkan, saya bujuk istrinya pergi dari situ, anaknya ada 3,” tuturnya.

Hingga saat ini, BS bersama dengan istri beserta 2 orang anaknya tidak berada di kediamannya lagi dan belum diketahui pasti sampai kapan BS tidak diterima tinggal di desa tersebut oleh warga.

“Di situ abangnyalah sama anaknya yang paling besar. Belum tau kita sampai kapan. Kita hanya ingin jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan terjadi,” katanya.

Atas peristiwa itu, Masri mengimbau kepada warga Desa Gonting Mahe agar tidak cepat terpicu isu. Bila ada permasalahan diminta tidak melakukan tindakan anarkis dan melaporkan kepada pihak berwajib untuk penanganannya.

“Kalau tindakan anarkis nggak ada. Itulah kita imbau, kalau ada masalah, sampaikan ke kita, kepada pihak berwajib untuk penanganannya, jangan sampai mengambil tindakan anarkis. Itu lah yang kita harapkan,” ucapnya. (ps/rs/nt)