Ayahnya dikabarkan Meninggal, Anak Bupati Asahan Sempat Pingsan

oleh

Suarakita.co.id, Kisaran – Kabar tak sedap menerpa Bupati Asahan H Taufan Gama. Ia dikabarkan meninggal dunia oleh akun facebook Putra Hutasuhut.

“Atas Nama Santri PMDU & Warga Asahan mengucapkan INNALILLAHI WAINNAILAHI RAAJIUN, turut Berduka Cita Buya Kami & BUPATI ASAHAN Drs. H. TAUFAN GAMA SIMATUPANG, M.AP Semoga Keluarga diberikan Ketabahan & kekuatan..Amin,” tulis Puta Hutasuht dalam akunya, Minggu (11/2/2018) lalu.

Statusnya tersebut pun membuat kegaduahan di tengah-tengah masyarakat dan membuat salah seorang anak Bupati Asahan sempat jatuh pingsan. Namun setelah ditelusuri kabar yang ditulis Putra Hutasut tersebut ternyata Hoax.

Kadis Kominfo Rahmad Hidayat Siregar mengatakan kabar tersebut Hoax dan saat ini Bupati Simalungun Taufan Gama dalam keadaan sehat walafiat.

“Postingan facebook Putra Hutasuhut tersebut tidak benar, itu Fitnah, Alhamdulillah. Pak Bupati dalam keadaan sehat walafiat. Apa yang ditulis  Putra Hutasuhut dalam akun FB nya telah membuat kegaduhan dan keresahan, lebih-lebih telah mencemarkan nama baik dan membuat perasaan tidak menyenangkan Bupati Asahan dan keluarganya,”jelas  Rahmad Hidayat Siregar dalam konfrensi Pers di ruang kerjanya, Senin (12/2/2018).

Masih menurut Dayat, dengan peristiwa itu, anak Bupati Asahan yang nomor dua yang saat ini sedang menjalani study kuliah di Jakarta mengalami shock dan pingsan serta sekarang sedang dirawat di salah satu Rumah sakit.

“Bayangkan coba, siapa yang tidak akan shock mendengar dan mendapat ucapan belasungkawa dari teman-temannya yang mengatakan sabar dan tabah yaa, atas meninggalnya orang tuanya. Mendengar ucapan tersebut anak Bupati langsung pingsan, mungkin secara psikologis jiwa drop,”tutur Kadis.

Setelah anak Bupati Asahan sadar, Ia langsung menelpon mamanya untuk memastikan kabar yang Ia terima.

“Ia langsung meminta kepada mamanya untuk melakukan sambungan Video Call langsung dengan Ayah tercintanya,” jelasnya.

Menyikapi kejadian tersebut, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang telah menyerahkan dan memberikan kuasa hukum kepada Leo Napitupulu sebagai Penerima Kuasa atas nama Bupati Asahan dengan surat kuasa tertanggal 11-februari 2018.

Langkah ini diambil Bupati Asahan,karena telah merugikan dirinya dan keluarganya serta telah membuat kegaduhan dan keresahan ditengah-tengah masyarakat.

“Kalau hanya diri Bupati Asahan saja yang diserang, itu sudah hal yang biasa, sebab memimpin Pro dan Kontra itu adalah merupakan hal biasa. Namun jika telah menyerang keluarga dan menimbulkan keresahan ditengah masyarakat Asahan, harus diambil langkah sesuai koridor hukum yang ada. Makanya Bupati menyerahkan segala aspek hukumnya kepada Kuasa Hukum untuk menindak lanjutinya, ”terangnya.

Lebih lanjut Rahmad Hidayat, sangat menyayangkan apa yang ditulis oleh akun status FB Putra Hutasuhut.

“kenapa beliau tidak bijak dan hati-hati serta teliti dalam menulis sesuatu dalam akun Facebook sebagai media sosial. Apa yang ia tulis telah merugikan orang lain, maka untuk itu kedepan Rahmad mengimbau agar masyarakat lebih bijak lagi dalam menggunakan berbagai akun media sosial,”ucap Dayat.

Diakhir penjelasannya, Rahmad Hidayat mengatakan saat ini Bupati Asahan Drs H,Taufan Gama Simatupang sedang menghadiri undangan pernikahan anak Camat Rawang Panca Arga Poniman.

Sementara itu Kuasa Hukum Bupati Asahan, Leo Napitupulu saat dikonfirmasi meminta kepada saudara Putra Hutasuhut untuk dapat memberikan klarifikasi secara terbuka  terkait tulisannya selama 1×24 jam.

“Pertama kita minta saudara Putra Hutasuhut agar dapat memberikan klarifikasi terkait apa yang Ia tuliskan tentang Innalillahi Waainnalillahi rojiun, turut berduka cita buya Bupati H.Taufan Gama Simatupang. Kedua Ia harus dapat menjelaskan sejak kapan ia mendapat surat kuasa atas nama santri PMDU Asahan dan ketiga kapan Ia mendapat surat kuasa atas nama masyarakat Asahan,” terang Leo.

Leo juga mengatakan apabila dalam 1×24 jam Putra Hutasuhut tidak memberikan klarifikasi secara terbuka, maka Leo Napitupulu atas nama Kuasa Hukum Bupati Asahan akan menempuh dan mengambil langkah hukum dengan melaporkanya ke Polres Asahan.

“ Namun, Jika saudara Putra Hutasuhut telah memberikan klarifikasi terbuka, maka semua itu kita serahkan kepada Bupati Asahan mau menerimanya atau memaafkannya”jelas Leo.

Jika hal tersebut tidak mendapatkan respon dari Bupati Asahan, pihaknya selaku kuasa hukum Bupati Asahan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Putra Hutasuhut dengan perbuatan melawan hukum pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE. (pram)

Facebook Comment