Bukannya Melerai, Kades ini Malah ikut Mukulin anak yang Masih berusia 13 Tahun

oleh

Suarakita.co.id, Simalungun- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Simalungun merigkus Sutrisno Pangulu (kepala desa) Nag. Mariah Jambi bersama Sekdesnya Kennedy Manurung. Keduanya ditangkap, karena turut melakukan penganiayaan terhadap JS seorang anak yang masih berusia 13 tahun.

Informasi di lapangaan, aksi tidak terpuji kepala desa tersebut hanya karena menuduh JS melakukan pencurian di dalam rumah Sunggul Purba (salah satu pelaku) Huta Raya Timuran Nag. Mariah Jambi Kec. Jawa Maraja Bah Jambi Kab. Simalungun.

Peristiwanya tersebut diketahui terjadi pada hari Selasa (2/2/2018) sekira pukul 14. 30 wib. Saat itu, Sunggul Purba datang ke rumah korban JS (13), di Huta Raya Timuran Nag. Mariah Jambi Kec. Jawa Maraja Bah Jambi Kab. Simalungun

Sesampainya di rumah korban, Sunggul langsung memukuli dengan membawanya keluar rumah. Saat itu, bukannya melerai Sutrisno yang seorang kepala desa malah ikut memukul muka Jefri sebanyak 3 kali, tak mau ketinggala Sekdes Kennedy turut memukul korban.

Tak terima anaknya dianiaya, ibu JS melaporkan kejadian tersebut ke Polres Simalungun. Mendapatkan laporan tersebut, Personil Unit PPA yang di back up unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun mengamankan ketiga pelaku dari kediaman masing-masing di Nagori Mariah Jambi Kec. Jawa Maraja Bah Jambi selanjutnya memboyong para pelaku ke Polres Simalungun untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Ketiga pelaku diancam dengan Pasal 80 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 333 KUHPidana,” ucap Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Damos C. Aritonang, S.IK. (sI)