Heboh Penghasilan Pengemis ini, Bisa Beli Mobil Mewah. Segini Besaran Pendapatannya setiap Bulan

oleh

Suarakita.co.id, Bontang – Ternyata menjadi seorang pengemis mempunyai penghasilan menggiurkan.  Dalam sehari seorang pengemis bisa mendapatkan penghasilan ratusan ribu.

Seperti yang dilakoni kek Addul yang kini berusia 78 tahun. Ketika diamankan oleh satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Pemkot Bontang di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, dirinya mengaku berpenghasilan Rp 600 ribu perhari. Bila dikalikan, dalam sebulan kakek dari Madura tersebut bisa menghasilkan uang  Rp 18 Juta.

Sedangkan biaya hidup yang dikeluarkannya setiap bulan, berkisar Rp 4 juta. Berarti setiap bulannya ia bersih mengantongi uang Rp 14 Juta. Kira-kira bisa buat beli apa ya?

Dengan megandalkan uang penghasilannya selama sebulan, setiap bulannya dia bisa membeli satu unit motor, baik baru ataupun bekas. Sedangkan bila ia menabungkan uangnya selama dua tahun, kek Adul juga bisa bisa langsung beli cash Honda HR-V 1.5 S CVT seharga Rp 283,5 juta., bisa juga beli cash Honda Jazz RS CVT seharga Rp 274 juta.

Sedangkan kalai mau berkesan mewah, ia juga bisa beli sedan Toyota Vios G M/T seharga Rp 295 juta. Sedangkan untuk MPV, ada pilihan Toyota Sienta 1.5 Q CVT Rp 299,9 juta.

Besar juga ya, penghasilannya dari meminta-minta. Banyak barang yang bisa dibelinya, sayangnya sebelum barang-barang diatas bisa dibelinya, Kek Addul sudah keburu ditangkap satpol PP Pemko Bontang

Kasi Operasi dan Pengendalian, Satpol PP Bontang, Sunaryo mengatakan,  kek Addul tersebut mengaku sudah sejak beberapa bulan ini mengemis. Setiap dua bulan sekali, setelah mengumpulkan uang dari mengemis, dia pun kembali ke kampungnya di Madura.

“Setelah uangnya dihabiskan, dia (kek Addul) kembali lagi ke Bontang. Dia pulang pergi naik pesawat,” jelasnya

Penangkapan terhadap Addul sebutnya ketika ia curiga gerak-gerik kek Addul yang sering ditemui petugas masuk ke pemukiman warga. Dari kecurigaan itu, pihaknya, menurunkan petugas berpura‑pura sebagai warga sipil dan membuntuti kakek Addul.

“Ketika dia beraksi, anggota langsung menangkap kek Addul, tapi sempat dihalangi warga,” ucapnya

Kek Addul sebutnya sempat melakukan peralawan ketika diamankan, karena sempat meneriaki anggota satpol PP maling. Warga yang mendengar teriakkan tersebut, sempat akan menghakimi anggotanya.

“Saat diamankan dia teriak, kumpullah warga. Untung anggota sigap dengan menunjuk surat tugasnya

Taktik petugas ini pun berhasil mengecoh Addul. Pelaku yang tak sadar tengah dipantau, segera diringkus saat menjalankan aksinya di Tanjung Laut. “Anggotanya curiga, karena setiap patroli, kakek ini sering ditemui di jalan,” tuturnya.

Upaya penangkapan Addul sendiri sempat dihalangi warga. Pasalnya, saat diamankan, Addul, sontak  berteriak meminta pertolongan. Warga disekitar lokasi yang mendengar Addul langsung merapat, dan nyaris menghakimi petugas yang tengah menyamar. Beruntung, petugas dengan sigap menunjukan identitas dan surat tugas, akhirnya warga mengurungkan niat mereka.

“Saya sempat diteriaki maling sama dia (Addul‑Red), langsung saya tunjukkan kartu identitas dan surat tugas,” katanya. (*)

Facebook Comment