Ini Putusan Mahkamah Agung Soal Ijazah JR Saragih

oleh

Suarakita.co.id, MEDAN- Polemik soal ijazah JR Saragih ternyata sebelumnya sudah pernah diproses di Mahkamah Agung atas laporan pengaduan Tumpak Siregar dan Irwansyah Damanik yang merupakan calon Bupati Simalungun periode 2016-2021.

“Sewaktu kita mencalonkan Bupati Simalungun periode kedua, pasangan calon Tumpak Siregar dan Irwansyah melaporkan ijazah saya ke Mahkamah Agung (MA). MA mengeluarkan putusan bahwa ijazah saya tidak ada masalah dan benar dileges oleh lembaga terkait,” ujar JR Saragih di kantor DPD Demokrat Medan, Senin (12/2/2018).

Putusan tersebut tertuang dalam surat Mahkamah Agung Nomor 13/G/Pilkada/2015/PT-TUN-Medan. Memutuskan bahwa sesuai fakta dipersidangan bahwa pasangan JR Saragih dan Amran Sinaga pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Simalungun pada tahun 2016, merupakan pasangan calon yang telah ditetapkan oleh KPU Simalungun yang salah satu persyaratannya adalah berpendidikan SMA atau sederajat yang dikeluarkan SMA Swasta Iklas Prasasti dan telah dilegelisasi oleh yang bersangkutan dan suku dinas Dikmen DKI Jakarta Pusat, yang dalam pemilihan Bupati Simalungun dan Wakil Bupati Simalungun Tahun 2015 oleh pasangan calon DR JR Saragih SH MM dan Ir Amran Sinaga MSi juga digunakan ijazah yang sama.

Sebelumnya, Setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk maju di pilgub Sumut  karena permasalahan ijazah,  bakal calon Gubernur JR Saragih akan menempuh jalur hukum.

“Diatas manusia, masih ada Tuhan dan kita akan melakukan gugatan,”ucap JR Saragih kepada wartawan usai Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 di ballroom hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (12/22018)

Jr pun mengatakan sesegera mungkin dirinya akan melakukan gugatan terkait tidak diloloskannya ia oleh KPU Sumut.
“Sesegera mungkin, kita lakukan gugatan,” ucapnya

Ia pun meminta kepada dua juta orang pecinta JR untuk tetap tenang dan biarkan hukum yang berjalan. (st)