Connect with us

Politik

Maju Cagubsu Sumut, GKPI Doakan JR Saragih

Suarakita.co.id, BINJAI – JR Saragih maju untuk bertarung di Pilkada Sumut 2018, oleh karenanya dirinya didoakan oleh Gereja GKPI. Hal ini diutarakan oleh Bishop GKPI Oloan Pasaribu.

JR Saragih menghadiri pentahbisan 8 orang pendeta GKPI se-Indonesia di Gereja GKPI Marturia Binjai, Binjai, Sumatera Utara.

“Keperdulian Bapak JR terhadap seluruh agama menjadi contoh baik buat masyarakat Sumatera Utara, dengan majunya Beliau maju menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara tentu Gereja GKPI mendoakannya,” ucapnya, Minggu (11/2/2018).

Oloan Pasaribu mengatakan dengan didoakan JR Saragih agar memiliki kata-kata berkat dan nasehat yang baik dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Gereja hanya mendoakan siapapun yang datang termasuk Bapak JR, karena gereja tidak terikat dengan siapapun karena siapapun yang terpilih harus menjadi garam dan terang serta memiliki makna bagi masyarakat,” bebernya lagi.

Menurutnya, melalui pesta demokrasi di 2018 dan 2019 maka Gereja GKPI bisa memberikan iman yang kuat buat masyarakat guna menjadikan Sumatera Utara selalu kondusif.

“Kehadiran pendeta yang baru bisa menambah iman dan kekuatan kasih masyarakat buat menjadi sumber sukacita tanpa melihat agama, suku dan ras yang nantinya bisa memiliki cinta kasih dan sumber kekuatan yang tumbuh dalam diri masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, JR Saragih mengutarakan GKPI dengan Pemerintahan selalu harmonis apalagi GKPI selalu membantu dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Tanpa doa dari gereja maka saya tidak bisa tumbuh dengan benar, saya bekerja untuk masyarakat karena saya dipilih oleh masyarakat,” tutupnya.

Facebook Comment

Politik

JR Saragih: Saya & Ance Pasti Maju!

Suarakita.co.id, MEDAN – Selepas dinyatakan tak lolos dalam penetapan KPU Sumatera Utara, tentu membuat banyak masyarakat di Sumatera Utara bertanya-tanya. Dengan tegas, JR Saragih dan Ance menyatakan bahwa keduanya pasti akan maju.
“Tidak usah ragu, karena saya dan Bapak Ance tetap akan maju di Pilkada Sumatera Utara 2018 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas JR Saragih, Senin (19/2/2018).

Menurutnya, upaya menempuh langkah hukum terus dilakukan oleh karenanya JR Saragih dan Ance meminta doa kepada seluruh masyarakat di Sumatera Utara demi memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Lakukanlah yang terbaik, marilah kita rapatkan barisan dan harus solid. Biarlah angin besar menggoyahkan kita namun masih ada yang paling tinggi di atas manusia yakni Tuhan, karena setiap manusia yang mengandalkan kekuatan Tuhan tidak akan bisa digoyahkan walaupun ada badai yang menerpa,” bebernya lagi.

Sementara itu, Pasangan JR Saragih yakni Ance Selian menambahkan bahwa cobaan yang diterpa keduanya merupakan bagian dalam menjalankan kehidupan.

“Saya dan Bapak JR tetap akan maju menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Tentu ini bagian dari uji coba masalah, oleh karenanya marilah gunakan hati dan pemikiran yang baik dalam menyelesaikan masalah. Jadi saya mohon buat para pendukung dan pecinta JR Saragih dan Ance harus tetap tenang dalam menghadapi cobaan,” lanjutnya.

Pria yang diusung dari Partai PKB ini meminta kepada semua pihak agar menghormati proses hukum sehingga semua bisa berjalan dengan baik.

“Marilah kita hormati dan menghargai Bawaslu dalam mengambil kebijakan, sehingga bisa bekerja dengan baik dalam menentukan sikapnya. Sekali lagi, jangan ada ribut, jangan ada kerusuhan tapi buatlah Sumatera Utara adalah wilayah yang penuh kedamaian,” tukasnya.

Facebook Comment
Continue Reading

Politik

Berkunjung ke Ponpes Darul Ulum Binjai Barat, Ijek bertemu Syekh  Abdi Harahap

Suarakita.co.id, Binjai – Saat di Binjai kemarin ada beberapa hal menarik yang perlu di sampaikan ke publik yakni selain terdengar cerita soal Ijek di atas angin dan akan menang pada pilgubsu 2018, kini ada lagi cerita yang lebih seru dan membawa angin segar yang bisa di dengar para pendukung EraMas Sumut pada pertarungan pilgubsu nanti.

Ternyata kunjungan Ijek ke Ponpes Darul Ulum Binjai Barat di sertai dengan keberuntungan dari anak pengusaha H.Anif Sah ini. Pasalnya tidak semua orang yang berkunjung ke Ponpes Darul Ulum Binjai Barat bisa bertemu dengan pimpinan Ponpes Darul Ulum Syekh Abdi Harahap. Indikasi bakal menang terbaca dari pertemuan Ijek dengan Syekh Abdi Harahap di Ponpes Darul Ulum Binjai

“ Kehadiran Ijek di Ponpes Darul Ulum Binjai Barat itu di terima langsung oleh pimpinan Ponpes Darul Ulum Syekh Abdi Harahap. Syekh Abdi Harahap ini sangat di segani dan jarang mau menerima orang secara langsung di ponpesnya ,”ujar sumber dipercaya Suarakita.co.id, Senin,(19/2) siang di gedung DPRD Binjai.

Menurut sumber yang namanya tidak mau di tulis ini, kesediaan Syekh Abdi Harahap memberikan sambutan dalam kunjungan Ijek di Ponpes Darul Ulum menjadi barometer bagi ulama kota Binjai,” jelas sumber.

Sementara itu seperti yang dikutip Suarakita.co.id dari Edisi Medan.com, bahwa kehadiran Musa Rajekshah di Pesatren Darul Ulum Al Huda disambut qasidah.

Penyambutan ini tidak terlepas dari kedekatan dua tim sukses EraEmas Rudi Alfahri Rangkuti,SH  dan HM Yusuf,SH dengan pimpinan Ponpes Darul Ulum Binjai Barat Syekh Abdi Harahap.

Ijek berujar kehadirannya di Ponpes Darul Ulum Binjai untuk memohon bantuan doa , Insyah Allah jika di ijinkan kami akan membawa Sumut bermartabat dengan masyarakat yang sejahtera.

Di hadapan ratusan santri dan ulama Ijek mengatakan jika terpilih Insyah Allah akan mewujudkan aspirasi masyarakat Sumut.

Pada kesempatan itu , pimpinan Ponpes Darul Ulum Syekh Abdi Harahap menyampaikan bahwa kehadiran Ijek di ponpes miliknya hampir sama  seperti malam Lailatur qadar karena para ustad kota Binjai bisa hadir di tempatnya.

“Jadikan pertemuan ini sebagai ibadah masalah,  siapa yang menang nantinya itu sudah ditakdirkan oleh Allah SWT karena pada akhirnya semua mempertanggung jawabkan apa yang sudah dibuat,” kata Syekh Abdi Harahap. (op)

Facebook Comment
Continue Reading

Politik

Ini Pembagian Zonasi Kampanye Paslon Gubernur Sumut

Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) bersama Pasangan calon gubernur dan wagub Sumut Djarot Saiful Hidayat (kedua kanan)-Sihar Sitorus (kanan) jalan bersama mengikuti Deklarasi Kampanye Damai di Taman Budaya Sumatera Utara, Medan, Minggu (18/2). Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berkomitmen melaksanakan Pilkada sukses dan damai. (tribun Medan)

Suarakita.co.id, Medan- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menerbitkan keputusan tentang jadwal kampanye pasangan calon peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023.

Melalui Keputusan Nomor 52/PL.03.4-Kpt/12/Prov/II/ 2018, KPU membagi wilayah kampanye menjadi dua zonasi.

Masa kampanye akan dimulai pada 19 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018. Dua pasangan calon, yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (pasangan nomor urut 1) dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (pasangan nomor urut 2), akan menggelar kampanye di dua zona tersebut secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan KPU Sumut.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pembagian zonasi ditetapkan dengan cara diundi.

“Jadwalnya sudah kita bagikan ke pasangan calon. Kemarin kita undang penghubung kedua pasangan calon untuk berdiskusi di mana lokasi yang akan dikunjungi. Jadi jangan satu daerah dikunjungi bersamaan, itu lah dibagi zonasi. Malah sampai diundi (zonasi),” kata Mulia seperti yang dilansir Tribun Medan, Minggu (18/2/2018).

Berdasarkan keputusan KPU Sumut ini, jenis kampanye yang akan dilakukan pada tiap zona itu adalah pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sedangkan untuk jenis rapat umum dan debat publik akan diatur dengan jadwal tersendiri.

“Kalau debat publik belum ditentukan,” kata Mulia.

Zona I yakni Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Binjai, Langkat, Tebingtinggi, Pematangsiantar, Simalungun, Asahan, Tanjungbalai, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Dairi, Pakpak Bharat dan Karo.

Sedangkan Zona II adalah Tapanuli Selatan, Mandailingnatal, Padanglawas, Padanglawas Utara, Padangsidempuan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Gunung Sitoli, Tapanuli Tengah, Sibolga, Toba Samosir, Samosir, Tapanuli Utara dan Humbanghasundutan

Sumber: tribun Medan

Facebook Comment
Continue Reading

Trending