Permasalahan kepling, Asisten 1 Pemko Binjai akan panggil lurah dan camat Binjai Timur.

oleh
Warga Lingkungan 6 Kelurahan Timbang Langkat sedang curhat kepada Asisten 1 Pemko Binjai Otto Harianto di rungan kerja asiten 1 Pemko Binjai,Jum’at,(23/2)
Warga Lingkungan 6 Kelurahan Timbang Langkat sedang curhat kepada Asisten 1 Pemko Binjai Otto Harianto di rungan kerja asiten 1 Pemko Binjai,Jum’at,(23/2)

Suarakita.co.id, Binjai – Warga masyarakat dari lingkungan 6, Kelurahan Timbang Langkat dan warga masyarakat dari lingkungan 6 dan lingkungan 7, Kelurahan Mencirim, kecamatan Binjai Timur di dampingi anggota DPRD Binjai Jonita Agina Bangun dari Fraksi Hanura dan wakil sekretaris DPD Hanura Sumut Leriadi Napol bertemu sekaligus curhat soal kepala lingkungan mereka ke Asisten 1 Pemko Binjai Otto Harianto, Jum’at,(23/2).

Dalam pertemuan di ruangan Asisten 1 Pemko Binjai ini disepakati asisten 1 Pemko Binjai akan memanggil lurah Timbang Langkat Amru Wibowo, Lurah Mencirim Alfin dan Camat Binjai Timur Herdiansyah Pohan untuk duduk bersama membahas permasalahan dilingkungan yang bermasalah tersebut.

Pantauan, warga lingkungan 6 kelurahan Timbang Langkat kepada Asisten 1 Pemko Binjai mempersoalkan tentang hasil pemilihan kepling dilingkungan 6 , dimana yang terpilih berdasarkan musyawarah mufakat bersama adalah Taha sayangnya malah Taha tidak diangkat jadi kepling. lurah malah mengangkat Mas Anto berdasarkan intervensi oknum dan kepentingan tersendiri.

Ironisnya disini katanya , dalam menentukan kepling 6 Timbang Langkat merupakan rekayasa kepling 6 Mas Anto dan Lurah Timbang Langkat.

Mas Anto meminta untuk di adakan pemilihan dan setelah dilakukan pemilihan ternyata yang menang Taha bukan dirinya.

Menurut warga lingkungan 6 Timbang Langkat, Mas Anto selaku kepling tidak bersahabat dan kurang kompak dengan mereka.

“ Kami minta lurah untuk mengangkat Taha sebagai kepling 6 Timbang Langkat karena sudah merupakan kesepakatan bersama dan Tha yang menang saat pemilihan kemarin ujar,”Davip Pranata.
Sedangkan untuk warga lingkungan 6 kelurahan Mencirim, warga mempersoalkan kepling mereka Sulasmi alias Cucek. Menurut warga Cucek banyak membuat kesalahan dan melakukan pengutipan.

Seperti yang di katakan ibu Mida warga lingkungan 6 kelurahan Mencirim, ia selaku bilal mayit merasa tidak di rangkul sama kepling 6 Cucek.

Selain itu Cucek juga disebut telah melakukan pengalihan beras raskin atas nama Suhendro ke warga yang lain lalu warga yang nerima beras di mintai duit sama Cucek. Ada lagi hal tentang BPJS dua warga dimintai uang 500 ribu sama Cucek.

Terkait hal tersebut diatas Otto Harianto kepada warga menegaskan bahwa Pemko Binjai sesuai Perwal nomor 62 tahun 2016 pengakatan kepling oleh lurah dengan SK camat bukan melalui musyawarah mufakat.

Namun setelah mendengar aspiarasi ini saya akan ambil jalan tengah kita akan coba bina dulu kepling 6 Timbang Langkat . “ Lurah itu kerjanya bukan duduk-duduk di kantor, lurah harus komunikasi dengan warga ini yang ingin kita ciptakan jelas Otto Harianto. ( OP)