Inilah Fakta yang Diungkap Karo Teknis Dan Hubmas Sekretariat KPU Pusat di Sidang Bawaslu

oleh
Sidang gugatan JR Saragaih terhadap KPU Sumut
Sidang gugatan JR Saragaih terhadap KPU Sumut

Suarakita.co.id, MEDAN – Perlahan secara fakta terungkap di persidangan pasangan JR Saragih dan Ance Selian yang diutarakan oleh saksi yang diajukan oleh pihak termohon dalam hal ini KPU. Saksi yang diajukan adalah Kabiro Hukum KPU Pusat Nur Syarifah.

Di persidangan, saksi mengutarakan ada terjadi kesalahan yang dilakukan termohon dalam menyatakan pasangan tersebut Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada tanggal 17 Januari 2017. Baginya, seharusnya Belum Memenuhi Syarat (BMS).

“Surat tanggal 22 januari 2018 tidak dapat dijadikan alasan men-TMS kan pasangan calon karena verifikasi dilakukan tanggal 21 – 27 Januari 2018. Hanya boleh menjawab dokumen tanggal 18-20 januari bukan yang sebelumnya atau masa pendaftaran,” ucapnya di Bawaslu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (27/2/2018).

Kemudian, berita acara yang tidak disertai stempel juga tidak bisa dijadikan acuan dasar karena harus mengacu permendiknas tentang nota dinas.

“Keterangan berita acara tanggal 17 januari 2018 oleh KPU adalah salah karena PKPU tidak mengenal kata konfirmasi, seharusnya diisi dengan kata belum terklarifikasi,” bebernya.

Selain itu, di fakta persidangan bahwa keterangan saksi membuat bimbang Bawaslu. Pasalnya, beberapa kali ditanyakan saksi kerap mengubah hasil jawaban.

“Menurut saksi, pendaftaran tanggal 8-10 lalu penelitian kemudian dilakukan hasil pemeriksaan apakah ini sebagai pemberitahuan kepada peserta pasangan calon atau sebatas pengumuman atau hanya penyampaian?,” tukas Ketua Majelis Hardy Munthe kepada saksi.

Hingga berita ini diturunkan proses persidangan masih berlangsung dalam rangka pembacaan keterangan saksi dari pihak termohon dalam hal ini KPU Sumatera Utara. (pray)