Mantan Bupati Nias Divonis Hukuman 2 Tahun Penjara

oleh

Berita Medan – ‎Mantan Bupati Nias, ‎Binahati B.Baeha, terdakwa kasus dugaan korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias tahun 2017 kepada PT Riau Airlines, dengan menjatuhkan hukum selama 2 tahun penjara.

“Terbukti ‎bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Dengan ini, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Binahati B.Baeha dengan hukuman selama 2 tahun penjara.

” ungkap majelis hakim diketahui Ahmad Sayuti dihadapan terdakwa di ruang Cakra VI di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Selain itu, majelis hakim juga mewajibkan untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta, subsider 2 bulan kurungan penjara.‎

Dalam pertimbangan majelis hakim, terhadap putusan diterima ‎terdakwa, berbeda pendapat dengan Jaksa penuntut umum (JPU). Bahwa terdakwa, dinilai tidak menikmati uang hasil kerugian negara.

Binahati terbukti bersalah melanggar Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menyikapi putusan itu, ‎Binahati B.Baeha konsultasi dengan kuasa hukumnya, Stefanus Gunawan menyatakan banding.”Banding saya majelis hakim,” ucap terdakwa. Hal yang sama, disampaikan tim JPU.

Sementara itu, putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU.

Sebelumnya Binahati dituntut 8 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan penjara serta Uang pengganti (UP) sebesar Rp 6 miliar, subsider 4 tahun dan enam bulan kurungan penjara. (suara kita)