Kapolres Lilipaly Turun Langsung Mengecek Kasus Murid SD yang Jilat WC

oleh

Suara Sergai Hebohnya pemberitaan M Bayu Pratama murid kelas 4 SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai nekat menjilati kloset kamar mandi (wc) akibat tidak membawa tanah kompos.

Kasus sempat menghebohkan Sergai ini lantaran Repinna Marpaung guru kelas 4 tega menghukum muridnya untuk menjalti wc membuat Kapolres Sergai AKBP Nicolas Ary Lilipaly turun ke lokasi.

Dalam peninjauannya AKBP Nicolas Ary Lilipaly bertemu langsung dengan pihak sekolah dan Bayu murid yang menjilati wc sekolah hanya tidak membawa tanah kompos.

Menurut Kapolres, kejadian itu disebabkan adanya faktor pembiaran Repinna Marpaung selaku oknum guru menyebabkan seorang murid melakukan hukuman dengan menjilat wc.

“Bila kita lihat dari pengakuan beberapa saksi dan korban. Ada indikasi terjadinya faktor pembiaran,” terang AKBP Nicolas.

Menurutnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dan kordinasi dengan pihak-pihak terkait, apabila terdapat unsur pidana maka Polres Serdang Bedagai akan melakukan upaya Hukum secara pidana.

“Dari hasil penyelidikan apabila ada unsur pidana maka kita akan lakukan upaya hukum terhadap pelaku,” bilangnya.

(ap/sk)